class="wp-singular post-template-default single single-post postid-12984 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Liputan Kriminal / Polres Karimun

Jumat, 27 Oktober 2017 - 00:53 WIB

Berkedok Pengusaha, Seorang Pemuda Menipu Hingga Miliyaran Rupiah

​liputankepri.com, Karimun – Lantaran melakukan tindak pidana penipuan dengan berkedok pengusaha, seorang pemuda diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun. Pria ini berhasil mengelabui para korbannya hingga Miliyaran rupiah.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, usai memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (26/10). Pelaku penipun berkedok pengusaha muda (foto insert).

Abraham Beda alias Along alias Gery (26), warga keturunan Tionghoa ini tak dapat berkutik, saat Polisi melakukan penangkapan terhadap dirinya. Gery ditangkap atas laporan dari seorang korban, Buyung, yang telah mengalami kerugian sebesar Rp 160 juta.

“Berdasarkan laporan yang diterima polisi, Abraham meminjam uang secara bertahap kepada salah satu korbannya, total mencapai Rp 160 juta dengan jaminan satu unit mobil Honda CRV,” kata Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Kamis (26/10/2017).

Lulik mengatakan, modus yang dilakukan pelaku saat menipu korbannya dengan berpura-pura sebagai pengusaha muda.

“Dengan kedok pengusaha, Gery awalnya meminjam uang kepada Buyung, sebesar Rp 30 juta, dengan jaminan satu unit mobil Honda CRV pada tanggal 30 Juni 2017,” terang Lulik.

Selanjutnya pada tanggal 1 juli 2017 dirinya kembali meminjam uang kepada korban sebesar Rp 100 juta, dengan alasan untuk menebus surat tanah miliknya yang sedang digadaikan.

“Setelah itu, Gery memberikan sertifikat tanah tersebut kepada Buyung sebagai jaminan,” Lanjut Lulik.

Kemudian, Gery kembali meminjam uang korban sebesar Rp 50 juta pada 4 Juli 2017, dengan alasan untuk menebus dua unit mobil miliknya yang telah digadai. Atas jaminan pinjaman tersebut Abraham menyerahkan satu unit mobil Toyota Avanza warna putih.

Setelah pelaku selesai membuat perjanjian dengan korban untuk membayar hutang-hutangnya, tidak pernah muncul lagi. Bahkan korban sempat menghubungi pelaku berkali-kali, namun tidak dapat dihubungi.

“Merasa dirinya ditipu, korban langsung melaporkan ke kita. Pasalnya sertifikat tanah dan mobil yang dijaminkan bukan atas namanya,” jelas Lulik.

Lulik juga menambahkan, selain korban Buyung, yang mengalami kerugian sebesar Rp 160 juta, pelaku juga melakukan penipuan serupa yang di perkirakan mencapai Miliyaran rupiah. (cp)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Joko T Sembodo : Dunia Perbankan di Karimun Mulai Lesu

Berita

Bupati Karimun Resmikan Pemakaian Ambulan Laut

Karimun

Bupati Karimun Kunjungi GM PLN Wilayah Riau Kepri

Berita

Karimun Ditetapkan Sebagai Kawasan Berikat

Featured

Yusuf Sirat Resmi Jabat Ketua DPRD Karimun

Karimun

Tingkatkan Fasilitas Belajar, Gubernur Ansar Resmikan Laboratorium Kimia SMA Negeri 4 Karimun

Featured

Kasus Perceraian di Karimun Meningkat

Ekonomi

Enis Mendapat Bantuan Bedah Rumah Dari FKPPI
error: Content is protected !!