Bocah yang Mayatnya Disimpan 4 Bulan Diduga Ditenggelamkan karena Nakal

- Jurnalis

Selasa, 18 Mei 2021 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temanggung – Bocah perempuan berinisial A (7) ditemukan meninggal dalam kondisi mayat mengering dan disimpan 4 bulan di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menyebut bocah itu dinilai nakal sehingga dibujuk oleh dukun untuk diruwat.

“Anaknya diyakini adalah pada saat itu kondisi nakal, kemudian hasil koordinasi pengaruh dari ajakan saudara H (dukun), anak itu sedang dihinggapi dari dunia lain untuk dilakukan ruwat,” kata Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi kepada wartawan di Mapolres Temanggung, Selasa (18/5/2021).

Benny menyebut H yang dikenal sebagai dukun dan dibantu B membujuk orang tua korban untuk melakukan ruwatan. Ruwatan itu dilakukan dengan cara korban ditenggelamkan.

“Ruwat bentuknya ditenggelamkan, terus kemudian nanti diangkat. Itu motif sementara,” sambung Benny.

Baca Juga :  Siap-siap! Pendaftaran SBMPTN 2019 Mulai Besok 10 Juni 2019

Bennye menyebut kini kedua orang tua korban beserta H dan B masih diperiksa polisi. Polisi menyebut kasus ini bakal diproses dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Ya kekerasan dalam rumah tangga, itu pasal yang kita persangkakan,” ujarnya.

Polisi menyebut pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berasal dari Desa Bejen atau tetangga korban. Pihaknya juga telah menggelar olah TKP lagi.

“Pasal dipersangkakan adalah UU No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, pasal 76 huruf c dan pasal 80, kemudian subsidernya kita lapisi dengan pasal 44 UU 23 tahun 2004 tentang KDRT dan pasal 338 KUHP ancamannya 15 tahun atau denda Rp3 miliar,” jelasnya.

Baca Juga :  Penggerebekan Bandar Narkoba di Riau, 1 Polisi Kena Tembak

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat bocah perempuan berusia 7 tahun itu dilaporkan oleh warga di Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Minggu (16/5). Mayat bocah itu ditemukan dalam kondisi mengering dan ternyata sudah disimpan selama empat bulan dalam rumah.

“Kalau dari dugaan, keterangan awal itu sudah meninggal sekitar 4 bulan lalu. Nah ini tetap kita dalami latar belakang kenapa bisa meninggal dan lain sebagainya. Nanti kita sampaikan kepada teman-teman sekalian,” ujar Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi kepada wartawan di Mapolres Temanggung,
Sumber : detik

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus
Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri
Nonton Timnas di Piala AFF 2026 Sekarang Gratis di YouTube Reza Arap
Kapolsek Kampar Kiri Cek Langsung Penanaman Jagung Kuartal Kedua
Kemnaker Modernisasi Pelatihan Pejabat Fungsional untuk Perkuat Layanan Ketenagakerjaan
Sidak RSUD, Bupati Asmar Tegaskan Petugas Medis Wajib Layani Pasien dengan Empati
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

Resmi Mengundurkan Diri, Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:02 WIB

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:58 WIB

Resmi Dikukuhkan, Muzamil Baharudin Pimpin FKA Bengkalis se-Riau Kepri

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Nonton Timnas di Piala AFF 2026 Sekarang Gratis di YouTube Reza Arap

Berita Terbaru

Nasional

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:02 WIB