class="wp-singular post-template-default single single-post postid-30764 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Bintan / Kepri / Kesehatan

Sabtu, 11 April 2020 - 08:38 WIB

Bupati Bintan: TKI Ilegal masuk dari pelabuhan tidak resmi

Bintan – Bupati Bintan Apri Sujadi menggelar rapat membahas beberapa titik wilayahnya yang menjadi pintu masuk TKI ilegal. Hal tersebut menjadi fokus pembahasan lantaran, setelah Malaysia memberlakukan lockdown, banyak TKI ilegal yang kembali ke Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan tak resmi di wilayahnya.

Selain itu, Apri mengemukakan khawatir dengan penularan Covid-19 di pintu-pintu masuk tersebut lantaran tidak adanya pemeriksaan kesehatan di titik pelabuhan tak resmi.

Apri meminta petugas untuk menindak tegas pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), yakni tekong TKI Ilegal dan penyalur gelapnya. Para TKI Ilegal yang diamankan juga harus dicek kesehatannya.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, IWO Karimun Turun Tangan Bagikan Masker

“Pertama kami meminta aparat penegak hukum buru dan tangkap pelakunya. Mulai dari tekong (pelaku pengangkut TKI), pemilik aset atau bisnis TKI beserta aset yang digunakan untuk kejahatan

Ini bukan main-main tapi harus ditindak untuk shock terapy,” ujar Apri saat menggelar rapat membahas masalah ini bersama Polres Bintan di Gedung Nasional, Tanjunguban, Jumat (10/4/2020).

Apri mengemukakan, TKI yang melalui jalur tidak resmi tersebut dikhawatirkan bakal memperbesar potensi penularan Covid-19 yang menjadi ancaman besar bagi Kabupaten Bintan. Jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, ia khawatir akan membuat wilayah Kabupaten Bintan dijadikan sebagai tempat transit bisnis-bisnis haram dari luar negeri.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19, Pelabuhan Karimun Dijaga Ketat, Ini Syaratnya

“Jalur dan orang yang masuk secara ilegal itu tidak terpantau. Baik kesehatan orang yang diangkut dari luar negeri kesini maupun tindak kejahatan lain seperti perdagangan orang, narkoba dan barang haram lainnya.”

Lebih lanjut, dia berharap TKI ilegal yang masuk ini harus dilindungi, karena mereka adalah korban perdagangan orang dan Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan untuk pihak karantina kesehatan maupun Dinas Kesehatan, diminta segera mengecek dan memastikan kesehatan TKI yang baru sampai ke Bintan melalui jalur ilegal tersebut.

Share :

Baca Juga

Featured

Puluhan Ranmor Terjaring Saat Razia,Satu Diantaranya Mencoba Meloloskan Diri

Berita

Pendirian SMPN di Mbang, Bupati Diduga Ditipu

Berita

DPRD Kepri: Penanganan Covid-19 di Karimun Berjalan Baik

Batam

Jawab Tantangan Zaman, Amsakar Dorong Seluruh Pihak Siapkan Generasi Berkemampuan Unggul

Berita

DPRD Sahkan Tiga Ranperda Inisiatif Pemda Meranti, Bupati Sampaikan Terima Kasih

Berita

Demo di Kajati Riau, FMPH-R Menduga Bupati Catur Terlibat Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bangkinang

Berita

Bea Cukai Gelar Operasi Bersama Polda Kepri

Batam

BNN Kepri Periksa Urine Kru Pesawat dan Kru Kapal
error: Content is protected !!