class="wp-singular post-template-default single single-post postid-11186 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Karimun

Kamis, 24 Agustus 2017 - 20:39 WIB

Bupati Buka Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marginal 

​liputankepri.com, KARIMUN – Gerakan pendidikan nonformal terhadap perempuan marginal menjadi atensi dan perhatian oleh pemerintah saat ini. Karena masih banyak kaum perempuan, khususnya di Kabupaten Karimun yang secara keseliruhan belum kengenyam pendidikan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, menerima cindera mata dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, usai meresmikan acara Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marginal di Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kamis (24/8/2017). foto: istimewa

Bupati Karimun Aunur Rafiq, membuka secara resmi Serasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marginal (GP3M), Kabupaten Karimun 2017 di Kelurahan Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kamis (24/08/2017).

Dalam sambutannya Rafiq mengatakan,  kegiatan ini sesuai amanat undang-undang, lebih dari pada 20 persen APBD yang miliki di tujukan kepada bidang pendidikan. Pasalnya pendidikan merupakan investasi jangka panjang, sehingganya perlu dilakukan pembinaan.

Baca Juga :  BPS Karimun Gelar Rakor Sensus Penduduk 2020

“Dari APBD yang kita miliki lebih dari 20 persen di peruntukan terhadap bidang pendidikan, termasuk pembinaan bidang pendidikan terhadap perempuan,” Jelasnya.


Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, GP3M ini dilakukan guna memberdayakan perempuan dalam segala aspek kehidupan yang tertuju pada empat kecapakan yang harus dimiliki.

“Ini merupakan pembinaan di bidang pendidikan terhadap perempuan, sehingga tercapai kecakapan yang harus dimiliki oleh perempuan yaitu sosial, personal, intelektual, dan vokasional,” kata Bakri

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Kepri, Minggu (9/6) Mulai Pukul 07.00 WIB, Diwarnai Hujan Ringan dan Hujan Lokal

Menurut Bakri, perempuan merupakan pendidik pertama dalam keluarga, oleh karena itu faktor pendidikan terhadap perempuan perlu diutamakan sehingga berimbas pada kualitas generasi selanjutnya. (cp)

Share :

Baca Juga

Featured

Jabatan Ketua DPRD Karimun Masih Kosong

Karimun

Kapolres Karimun: “Tak Perlu Paranoid Namun Tetap Waspada Terhadap Aksi Teror”

Berita

Ini Daftar Anggota Paskibraka 17 Agustus Mendatang Di Jakarta, Salah Satunya Muhammad Pazi Dari Kundur

Ekonomi

Lepas JCH, Bupati Berpesan Agar Jamaah Selalu Jaga Kesehatan

Ekonomi

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019, Tekankan Pada Program Skala Prioritas

Berita

Bupati Kuansing: Komoditi Karet Sumber Utama Masyarakat

Featured

20 Pejabat Eselon Tiga Lulus Dalam Lelang Jabatan

Ekonomi

Kadis PUPR: Pasar tradisional Mutiara diharapkan dapat mendokrak perekonomian masyarakat
error: Content is protected !!