Bupati Karimun Kunjungi Pelatihan Tenun Songket Desa Prayun

- Jurnalis

Sabtu, 11 Desember 2021 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si melaksanakan kunjungan ke kegiatan pelatihan tenun songket khas Karimun yang dilaksanakan didesa Perayun Kecamatan Kundur Utara Kabupaten Karimun, Jumat (10/12).

Bupati Karimun didampingi Kadis Dispreindag, Kadis Kesehatan, Kasubag Kesra Kab. Karimun sekaligus para Muspika setempat dan perangkat Desa Perayun.

Kegiatan pelatihan Tenun songket merupakan Kegiatan yang dilaksanakan masyarakat Desa Perayun yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Perayun, yang baru saja di mulai tanggal 23 November 2021 yang didukung 5 unit alat tenun manual dan 11 orang tenaga tenun yang sebagian besar adalah kaum ibu. Untuk sementara ini alat tenun songket didatangkan dari daerah Batu Bara Sumut.

Bupati Karimun mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Hal ini terangnya merupakan kesempatan baik untuk bisa melahirkan pengrajin baru atau sebagai objek wisata yang akan menarik bagi wisatawan luar. Ia meyakini, lahirnya perajin songket nantinya berdampak positif terutama pada keterampilan seni dan budaya yang dihasilkannya, yang bisa dipromosikan ke konsumen.

Baca Juga :  Kampanye Dialogis Dihentikan, Ini Penyebabnya di Karimun

“Kami sampaikan selamat kepada masyarakat Desa Perayun dengan harapan menjadi unggulan nantinya, pasalnya pelatihan ini merupakan yang pertama di Kabupaten Karimun, dan mudah-mudahan kedepan dapat ditingkatkan sebagai produk unggulan,” ujar Bupati Karimun.

Selain memberikan ucapan selamat, dikesempatan ini Bupati Karimun juga memberikan dorongan motivasi dan stimulus peluang pemasaran kedepannya, seperti untuk ASN Karimun, kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Karimun dan lainnya.

“Apabila ibu ibu dapat memproduksi tenun khas Karimun, saya akan mempromosikan untuk dapat digunakan bagi ASN kita dan juga ini nantinya dapat di pakai untuk para kafilah dari Kabupaten Karimun pada perhelatan MTQ tingkat Kabupaten maupun Provinsi” kata Bupati Karimun.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Hadiri HUT DPC PBB Kabupaten Karimun

Lebih lanjut, “Apa bila tenunan ini dapat di produksi dengan jumlah besar dan berkelanjutan. Saya akan menerbitkan perda mewajibkan pegawai dan masyarakat untuk menggunakan tenunan lokal, ini kita buat untuk melindungi pengrajin-pengrajin produk lokal.” Sambung Bupati Karimun.

Oleh karena itu Bupati Karimun mengajak para ibu-ibu penenun di desa Perayun ini untuk mengambil peluang besar ini terlebih lagi tenunan khas Karimun ini merupakan yang pertama kali dan baru ada satu di kabupaten Karimun.

Terakhir, Bupati Karimun juga akan memberikan dorongan berupa bantuan penguatan modal untuk penambahan peralatan, sehingga produksi yang di hasilkan dapat lebih banyak dan cepat.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terbaru