class="wp-singular post-template-default single single-post postid-19445 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun

Minggu, 12 Agustus 2018 - 19:49 WIB

Erlangga: Siswa SPN Meninggal Karena Kelelahan

Liputankepri.com,Tanjungbatu – Celvin Novantino (19), Siswa Diktuba TA 2018 Sekolah Polisi Negara (SPN) Tanjungbatu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) meninggal saat mengikuti proses pendidikan kepolisian.

Tim dari Mabes Polri tengah menyelidiki masalah tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan, Celvin meninggal karena kelelahan saat mengikuti proses pendidikan.

Hal itu disampaikan Erlangga sekaligus membantah isu bahwa Calvin tewas karena dianiaya sejumlah seniornya.

“Tidak benar informasi tersebut, tidak bisa dipertanggungjawabkan informasi tersebut, yang benar itu korban tewas karena kelelahan mengikuti proses pendidikan kepolisian,” kata Erlangga, Sabtu (11/8/2018).

Erlangga menjelaskan, kejadian ini berawal saat korban mengikuti orientasi dasar pertama dengan kegiatan berjalan kaki, Selasa (7/8/2018), yang dimulai pukul 14.00 WIB.

Setelah berjalan, korban mengalami keram pada kakinya dan kemudian pingsan.

“Awalnya korban mengalami keram, kemudian seketika saja pingsan. Saat itu korban baru saja berjalan kaki lebih kurang 300 meter,” jelas Erlangga.

Baca Juga :  Akhir Dari Pelarian Mindo

Saat itu, lanjut Erlangga, korban langsung dibawa ke klinik SPN untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban dalam kondisi lemah.

“Pukul 19.00 WIB, korban belum menampakan kondisi yang membaik, bahkan saat itu mengalami demam hingga 37 derajat, langsung dirujuk ke puskesmas setempat,” ujarnya.

Namun, karena tidak kunjung membaik, akhirnya sekitar pukul 23.00 WIB, korban kembali dirujuk ke RSUD Karimun.

Meski dilakukan perawatan di ICU, kondisi korban tetap terus melemah. Bahkan, suhu badannya naik menjadi 39 derajat.

“Menurut dokter yang menangani, korban mengalami tingkat kesadaran menurun drastis, disertai kondisi demam yang tak kunjung turun hingga step,” ungkapnya.

Biro SDM dan Dokkes Polda Kepri yang ikut menangani korban kemudian berkomunikasi dengan keluarga.

Atas kesepakatan bersama keluarga, korban akhirnya dirujuk ke RS Awal Bros saat itu juga.

“Setibanya di RS Awal Bros korban langsung diberikan penanganan yang serius, namun lagi-lagi hal itu tidak membuahkan hasil yang menggembirakan, hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia pukul 02.35 WIB, Kamis (9/82018) kemarin,” terang Erlangga.

Baca Juga :  2 Tahun Buron, Deki Bermana Si Mafia Minyak Ditangkap

Dari kesimpulan tim medis, sambung Erlangga, diketahui korban mengalami kelelahan saat kegiatan orientasi.

Korban mengalami penurunan tingkat kesadaran hingga meninggal dunia.

Korban merupakan siswa asal Polresta Barelang, Pleton 1, Kompi A. Korban dikebumikan di tempat pemakaman umum Sei Temiang setelah terlebih dahulu dibawa ke rumahnya di Kavling Pelopor Blok C No 110 Batuaji, Batam.

Terkait tewasnya siswa SPN Tanjungbatu ini, Tim dari Mabes Polri langsung turun ke Sekolah Polisi tersebut.

Beberapa unsur yang turun ke SPN Tanjungbatu, yakni Divisi Propam Polri dan Lemdikpol.

“Tim ini diturunkan guna mencari tahu apakah ada unsur kelalaian dalam proses orientasi siswa di SPN Tanjungbatu atau tidak, ini hal yang wajar,” ujarnya.***

 

Share :

Baca Juga

Featured

BREAKING NEWS Update : Ponton Pelabuhan Tanjung Batu Kundur Nyaris Menelan Korban Jiwa… 

Featured

No1 Essay Writing Service Grabmyessay Com

Featured

Mencari Ikan Laga,Jenazah Pelajar ini Mengapung di Sungai

Batam

Direskrimsus Polda Kepri Kembali Amankan Telepon Selular Merek Xiaomi

Featured

Kabulog Ancam Putuskan Kerjasama Bagi Mitra Nakal

Featured

Redaksi

Featured

Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2024”

Featured

Bupati Lepas Peserta Lomba Sampan Layar HUT RI ke-72 di Pantai Pongkar
error: Content is protected !!