Crew Leader Program Desa Bebas Api Oleh PT RAPP Salurkan Media Komik

- Jurnalis

Sabtu, 4 November 2017 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Selatpanjang-Crew Leader atau Koordinator Program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program di desa-desa yang tergabung dalam program ini mensosialisasikan pencegahan kebakarandengan cara edukatif, yaitu lewat media komik

Keterangan photo:: Suasana sosialisasi menggunakan media komik di salah satu sekolah di Desa Mekar Sari, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran sejak dini akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan cinta lingkungan sekitar.Crew Leader asal Desa Mekar Delima, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Ahmad Syah mengatakan siswa-siswa sangat senang dengan komik yang berjudul Alam dan Bunga, Relawan Muda Lingkungan Hidup “Bebas Asap Itu Keren”.

Komik tersebut berisikan beberapa cerita mengenai bahaya Karhutla.”Jadi komik ini kami berikan ke sekolah-sekolah yang ada di Desa. Saat di kelas, saya menceritakan di kelas agar para siswa paham jika buka lahan dengan cara bakar tersebut tidaklah benar. Di dalam komik juga diceritakan bagaimana memakai masker saat asap dan membuat air purifier sendiri,” kata Ahmad, Jumat (3/11).

Manajer Program Desa Bebas Api yang diinisiasi oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Sailal Arimi mengatakan komik tersebut disalurkan ke 31 sekolah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di 12 Desa Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu.

adapun komik itu, yakni Desa Bumi Asri, Bagan Melibur, Mayang Sari, Teluk Belitung, Mekar Sari, Pelantai, Lukit, Dedap, Kudap, Mekar Delima, Tanjung Padang, dan Tasik Putri Puyu.Ads”Jumlah komik yang dibagikan 1384 komik. Kenapa lewat media bacaan? Karena kisah tersebut dituangkan melalui kartun sehingga menarik untuk dibaca untuk siswa-siswa sekolah dasar dan menengah,” ujar Sailal.

Sailal menuturkan sosialisasi pencegahan Karhutla tidak saja dilakukan kepada anak-anak, tetapi juga untuk dewasa. Para Crew Leader setiap hari melakukan edukasi kepada masyarakat di desa mereka terkait pencegahan Karhutla.

Saat ini, lanjut Sailal, Program Desa Bebas Api ini sudah berhasil efektif mencegah karhutla pada 2016 lalu, karena melalui program ini semua pihak dilibatkan melakukan pencegahan dan setiap orang diingatkan untuk tidak membakar hutan dan lahan lagi.”Tahun ini sebanyak 18 desa dilibatkan. Tiga dari Kabupaten Pelalawan, empat dariKabupaten Siak, dan sisanya dari Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelas Sailal.(rls/Win)

Editor :Tengku Harzuin.

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas
Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti
Wabup Muzamil Sampaikan RAPBD 2026, Prioritaskan Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Meranti Peringati Hari Pohon Sedunia dengan Gerakan Tanam Ribuan Pohon
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Kamis, 27 November 2025 - 10:45 WIB

Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri

Rabu, 26 November 2025 - 17:36 WIB

Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas

Selasa, 25 November 2025 - 11:39 WIB

Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti

Berita Terbaru