Natuna – Guswanto M.Si Deputi Bidang Meteorologi RI memimpin langsung rombongan meteorologi ke Natuna kepulauan Riau.
Melakukan temu ramah bersama Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda yang didampingi oleh Sekda Natuna Boy Wijanarko,dan Forkompimda, di RM Sisi Basisir, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (02/03/2022) pagi.
Di sela kegiatan Guswanto M.Si
menyampaikan, kehadirannya di Natuna adalah terkait peninjauan lokasi lokasi strategis Natuna atas persiapan dan kesiapan Natuna yang termasuk dalam kawasan atas pengalihan FIR Indonesia di Kepri tersebut.
Guswanto M.Si, Deputi Bidang Meteorologi RI pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dari sisi Meteorologi, Indonesia harus memperkuat seluruh informasi meteorologi yang ada di kawasan Kepulauan Riau yang mama mulai dari Natuna, Batam, Tarempa hingga Tanjungpinang.
“Memperkuat Stasiun Meteorologi Natuna yang mungkin kita mencoba membangun gedung sendiri, kemudian kita perluas juga nanti dari sisi pengamatan observasinya mulai dari Maritim Automatic Water System (MWS) bisa juga dari sisi radar cuaca dan SDM. Intinya kalau di BMKG akan memiliki sumber daya manusia dari pada penyedia sumber daya manusia.
Ya artinya, Sekolah tinggi meteorologi klimatologi dan geofisika di Jakarta khusus di Natuna sendiri akan kita coba barangkali kita bisa angkat nanti bagaimana SDM SMK kita itu lebih handal misalkan dalam sisi berbahasa Inggris kemudian dalam sisi pengetahuan untuk mitologi penerbangan dan kemudian dari sisi signifikan dan sebagainya,” tuturnya.
Lebih lanjut dirinya juga mengatakan kesediaan operasional utama dari alat operasional saat ini, Natuna masih belum begitu besar dan masih memadai, tetapi untuk ke depan di usahakan peningkatan untuk dapat memiliki radar cuaca ataupun memiliki maritime service system.
Sementara Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna cukup menyambut baik atas kunjungan Deputi Bidang Meteorologi RI ke Natuna tersebut.
“Tentu kunjungan Pak Deputi Bidang Meteorologi ini terkait atas kembalinya Flight Information Region (FIR) ke Indonesia yang dilakukan di Bintan kemaren oleh Bapak Presiden kita. Maka, Natuna merupakan bagian kawasan yang masuk dalam pengalihan FIR tersebut, tentu kita sangat bersyukur atas anugerah ini,” tuturnya.
Lanjutnya, Natuna merupakan kawasan kepulauan maritim yang sangat kaya dengan sumber daya alam termasuk kawasan yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga seperti Brunei, Vietnam, Kamboja, Piliphina, serta Malaysia.
Dan lebih tentunya Natuna menjadi kawasan prioritas atas kembalinya pengalihan FIR ke Indonesia khususnya ruang udara di Kepulauan Riau, Bintan dan Natuna.**








