Liputankepri.com,Batam – Jajaran Polda Kepri bersama KSOP Batam melakukan investigasi ke Kapal MV BRIT di perairan Batu Ampar Batam Kepulauan Riau,Senin (11/11/2019).

Investigasi gabungan ini diduga kuat adanya informasi yang berkembang bahwasanya kapal MV BRIT ini memperkerjakan sekitar 80-an orang. Pekerjàan ini untuk membersihkan minyak bekas dalam tangki kargo kapal tanker,hal ini diduga kuat belum mengantongi izin kerja yang dikeluarkan oleh instansi terkait.
Dari pantauan awak media,beberapa petugas gabungan antara KSOP bersama Polda Kepri melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pekerja serta awak kapal untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan,ada sekitar 80-an orang pekerja cleaning slat minyak disuruh turun dari kapal oleh pemborong tim cleaning.
“Kami disuruh turun dari kapal sama bos dan sebelumnya kami dimintai keterangan oleh Polisi serta no hp kami masing-masing,”kata sumber ini kepada media liputankepri.com.
Selain itu kata sumber,sebelum tim gabungan naik ke kapal sejumlah pekerja sempat membersihkan alat-alat kerja yang sudah berlangsung selama 3 hari mulai hari Jum’at (8/11) lalu.

Masih kata sumber,saat itu kami juga dimintai keterangan oleh dua orang petugas Syahbandar yang menggunakan kapal KSOP nomor lambung KMP 330 ikut meminta keterangan kepada kami.
“Sudah berapa hari kalian bekerja,sementara surat izin kerja beserta izin dari Dinas Lingkungan Hidup belum ada.Kok kalian sudah bekerja,jikalau ada terjadi insiden terhadap kalian mau nuntut ke siapa,”kata sumber menirukan.
Ironisnya,kata sumber,setelah memintai keterangan kepada kami,petugas tersebut langsung menuju ke anjungan kapal dan kemudian petugas tersebut langsung turun kapal,”ungkap sumber.
Mr Tam selaku pemilik Job cleaning slat minyak MV BRIT warga negara asing asal Singapura,ketika di konfirmasi melalui Whatsapps terkait investigasi tim gabungan Polda Kepri,hanya membaca namun tidak merespon.
Sementara Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto ketika dikonfirmasi via Whatsapps,Kamis (14/11/2019) belum memberikan keterangan resmi terkait hasil investigasi jajaran Polda Kepri di kapal MV BRIT.
Begitu juga dengan Kepala KSOP Batam Barnet Silalahi belum memberikan keterangan resmi sampai berita ini diterbitkan.***








