Diperiksa KPK, Bupati Meranti Ngaku Tak Kenal Bowo Sidik

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2019 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com JakartaBupati Kepulauan Meranti, Irwan, telah menjalani pemeriksaan di KPK. Setelah diperiksa, Irwan mengaku tidak mengenal anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.

“Nggak kenal, saya nggak pernah ketemu seumur-umur, nggak kenal, apa hubungannya Pak Bowo dengan ini,” ujar Irwan setelah diperiksa di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Ketika ditanya terkait penganggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kepulauan Meranti yang jadi sumber duit Bowo Sidik yang diduga untuk gratifikasi, Irwan mengaku tidak tahu-menahu. Dia mengatakan saat itu dirinya belum menjabat bupati.

“Ya waktu proses itu saya belum jadi bupati. Saya masih nyalon, lagi kampanye. Makanya saya nggak bisa jawab itu,” katanya.

Baca Juga :  Kemendagri : Data KK dan e-KTP yang Diperjualbelikan Bukan dari Dukcapil

Irwan mengatakan dimintai konfirmasi oleh penyidik KPK perihal dokumen pengusulan DAK. Dia juga mengatakan telah memberikan informasi yang diketahuinya kepada penyidik terkait kasus Bowo Sidik.

Irwan semestinya diperiksa Rabu (10/7). Namun, karena berhalangan hadir, akhirnya dia memenuhi panggilan KPK menjadi saksi untuk Bowo dan Indung hari ini.

Bowo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Bowo pun diduga menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Suap itu diduga agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

Baca Juga :  Nurdin Basirun Diangkut KPK ke Jakarta

Tak hanya itu, KPK juga menduga Bowo menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. KPK juga telah menyebut empat sumber yang diduga menjadi asal-usul duit gratifikasi Bowo, yakni terkait gula rafinasi, BUMN, penganggaran pembangunan pasar di Minahasa Selatan, dan terkait penganggaran DAK Kepulauan Meranti

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Berita Terbaru