banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Sabtu, 25 Juni 2016 - 07:06 WIB

Dispenda Karimun: Maunya Pusat Itu Apa,Mau Dibatalkan Atau Direvisi..?

Soal Pencabutan Perda, Dispenda Karimun: Saya Tidak Tahu Maunya Pusat Itu Bagaimana

 

Liputankepri.com,Karimun – Pencabutan 28 peraturan daerah (Perda) di seluruh Provinsi Kepri oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuat sejumlah daerah tersentak.

Tak terkecuali Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Karimun, Muhammad Firmansyah mengaku bingung oleh adanya kebijakan pemerintah pusat yang membatalkan empat Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karimun.

Yakni perda Retribusi biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil, perda pengelolaan air tanah dan air permukaan, perda pajak daerah dan perda retribusi daerah.

Seharusnya, tambah Firman, pemerintah pusat mendukung pemerintah daerah mengingat perda yang dibuat tersebut, mengacu terhadap Undang-undang yang dihasilkan pemerintah pusat.

“Terus terang, saya belum tahu maunya pusat bagaimana, dibatalkan atau direvisi, soalnya sampai sekarang saya belum terima surat keputusan kemendagri, baru tahu ada masalah perda melalui media,”tambahnya.

Kalau minta direvisi, tambahnya lagi, bagian mana yang mau direvisi? “Mengingat keempat perda itu, terutama pajak daerah, itu kami mengacu terhadap Undang-undang Nomor 28,” jelasnya lagi.

 

Share :

Baca Juga

Karimun

Pemprov Prioritaskan Anggaran Pembangunan Untuk Pengembangan Wilayah Perbatasan

Berita

PT Timah Tbk Serahkan Bantuan ke Surau Darul Fitrah, Jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman

Featured

Empat Mesin Pembangkit Rusak,Pemadaman Listrik Selama Sepekan Kedepan

Featured

Kepri Punya 16 Blok Migas di Natuna dan Anambas

Karimun

PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Santunan Rp 750 juta

Featured

Ahli Pidana UI Paparkan Kasus Pertambangan Bauksit di Tanjung Mocco

Batam

Polda Kepri Tingkatkan Pengamanan Antisipasi Terorisme

Featured

Kelelahan,Ketua KPPS 05 Harjosari Kelurahan Tebing Meninggal