Geliat Program Revitalisasi KJA KKP, Picu Usaha Budidaya Laut Kepulauan Riau

- Jurnalis

Sabtu, 25 November 2017 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com, Bintan- Program revitalisasi Karamba Jaring Apung (KJA) yang digulirkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga saat ini mulai menuai hasil optimal. Hal ini ditandai dengan mulai dilakukannya panen hasil produksi di berbagai daerah.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto

Seperti diketahui, tahun 2017 KKP merevitalisasi setidaknya sebanyak 1.050 lubang KJA yang tersebar di berbagai sentral produksi budidaya. Revitalisasi KJA dilakukan dalam upaya optimalisasi KJA masyarakat yang semula tidak operasional agar kembali produktif.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangannya mengatakan bahwa program revitalisasi KJA telah mampu menghidupkan kembali aktivitas budidaya laut di berbagai daerah. Langkah, ini menurutnya menjadi angin segar bagi pengembangan budidaya laut ke depan.

“Revitalisasi KJA menuai keberhasilan di berbagai daerah. Saya dapat laporan dari lapangan dan bahkan testimoni langsung dari masyarakat, bahwa saat ini panen perdana mulai dilakukan. Intinya masyarakat sangat terbantu dengan upaya KKP dalam menggerakan kembali budidaya laut melalui program ini”, jelas Slamet dalam keterangannya di Jakarta.

Lakukan Panen Perdana di Kepulauan Bintan. Semantara itu, keberhasilan program Revitalisasi KJA juga ditunjukkan dengan dilakukannya panen perdana di Kepulauan Bintan yaitu di KJA milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Maju Jaya, Desa Penaga, Bintan. Rabu (22/11).

Kegiatan panen tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Perikanan Budidaya KKP dan Sekda Bintan. Sekretaris Ditjen Perikanan Budidaya, Tri Hariyanto menyatakan, bahwa panen perdana ini merupakan bukti nyata keberhasilan program revitalisasi.

Untuk itu ia menekankan agar keberhasilan ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif dalam mengangkat kembali perekonomian masyarakat di pesisir Bintan, umumnya Kepulauan Riau. “Kami mengapresiasi upaya semua pihak dalam mensukseskan program revitalisasi ini khususnya pada BPBL Batam.

Panen perdana ini kembali memberikan harapan pada masyarakat bahwa budidaya laut masih optimis untuk dikembangkan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini bisa memberikan motivasi lebih bagi masyarakat untuk kembali menggeluti usaha budidaya laut ini ke depan”, kata Tri dalam keteranganya di depan ratusan pembudidaya yang hadir.

Tri menambahkan, program revitalisasi KJA merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menstimulus kembali pengembangan budidaya laut di sentral-sentral produksi. Oleh karenanya, ia berharap animo masyarakat akan mulai bangkit kembali. Bahkan menurutnya, pihak KKP menargetkan ke depan investasi di bidang ini akan mulai masuk kembali.

“Kepulauan Riau, merupakan sentral budidaya laut nasional, dan menjadi salah satu Propinsi yang memberikan share produksi budidaya laut besar terhadap produksi perikanan nasional. Kami berharap dengan program ini usaha masyarakat akan berkembang.

Tidak hanya itu, kami berharap para investor dalam negeri akan melirik Kepulauan Riau sebagai ladang bisnis budidaya laut”, pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bintan yang diwakili oleh sekda bintan Adi Prihantara yang juga turut hadir, menyatakan apresiasinya atas keberhasilan program revitalisasi KJA. Menurutnya program ini secara langsung akan membawa pengaruh besar terhadap pemanfaatan ekonomi sumberdaya perikanan khususnya budidaya laut di Kepulauan Bintan

 “Sejak dari dulu, Kepulauan Bintan dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumberdaya kelautan dan perikanan. Usaha Budidaya laut menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat. Ke depan, saya yakin dengan dukungan seluruh pihak, usaha ini akan berkembang pesat, investasi masuk dan sudah barang tentu akan memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi Bintan”, ungkapnya

Kepala BPBL Batam, Toha Rosadi mengatakan instansinya diberi tanggujawab untuk merevitalisasi 300 lubang KJA di wilayah Propinsi Kepulauan Riau yang tersebar di Kepulauan Natuna, Kota Batam, dan Bintan.

“Kegiatan Revitalisasi KJA ini meliputi dua kegiatan pokok yaitu dukungan sarana dan prasarana serta pendampingan teknis. Hingga Tahun 2017 jumlah benih ikan yang diberikan mencapai 403.000 ekor benih terdiri dari ikan bawal bintang, kakap dan kerapu”, jelas Toha saat dikonfirmasi.

Sementara itu, hasil produksi kegiatan Revitalisasi KJA Tahun 2017 di Kota Batam dan Kabupaten Bintan mencapai 38,5 ton ikan bawal bintang dan kakap putih dengan nilai ekonomi lebih dari 1,9 milyar rupiah.

Sedangkan untuk Kabupaten Natuna ditargetkan akan dilakukan panen pada pertengahan Tahun 2018 dengan target produksi sebesar 10 ton. Untuk menjamin kesinambungan dan penguatan kapasitas usaha Pokdakan, pada tahun 2018 KKP melalui BPBL telah memfasilitasi kerjasama dengan berbagai pihak.

Pihak yang sudah menyatakan kesediannya untuk mendukung usaha budidaya laut antara lain Bank Indonesia, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). (Sabar)

 

 

 

 

(Rilis Humas Direktorat Jenderal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Sekretariat DPRD Karimun Alokasikan Anggaran Pengadaan Fasilitas Rumah Dinas Pimpinan DPRD
Masyarakat Keluhkan Buruknya Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Pada RSUP Kepri
Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:55 WIB

Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Selasa, 4 November 2025 - 17:18 WIB

Sekretariat DPRD Karimun Alokasikan Anggaran Pengadaan Fasilitas Rumah Dinas Pimpinan DPRD

Berita Terbaru

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB