Gubernur Kepri: Jembatan Batam-Bintan Sepanjang Tujuh Kilometer

- Jurnalis

Selasa, 6 November 2018 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.Batam – Kebutuhan investasi pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang menghubungkan kedua pulau di Provinsi Kepulauan Riau itu diprediksi membengkak. Kendati dari sisi fisik, lebih pendek dari rencana semula.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebelumnya telah menerima usulan dokumen perencanaan yang telah diserahkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto menyebut, dari dokumen yang diterima, investasi yang diperlukan sekitar Rp 10 triliun hingga Rp 11 triliun. Sementara panjangnya hanya 3 kilometer.

Namun, usulan tersebut belum final, karena pemerintah akan mengevaluasinya terlebih dahulu.

“Kan biayanya cukup besar, jadi kami pelajari dulu,” kata Sugiyartanto, di kantornya, Senin (5/11/2018).

Bila dibandingkan dengan penghitungan kebutuhan investasi pada 2007 yang hanya sekitar Rp 7 triliun, maka terjadi kenaikkan mencapai 1,5 kali lipat.

Baca Juga :  Menteri Rini Tinjau 3 BUMN dan Pelindo I di Kampung Panau

“Tapi itu hitungan versi daerah ya. Kami masih mengkaji dampaknya secara keamanan, dievaluasi, dan ini berakibat terhadap cost (biaya),” tambah dia.

Terkait kebutuhan pendanaan, Sugiyartanto mengatakan, pemerintah tak menutup kemungkinan akan membuka peluang kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Hal ini mengingat potensi wisata di wilayah tersebut yang cukup tinggi, sehingga dapat dikelola antara pemerintah dan swasta. Terutama, potensi wisata di Pulau Bintan yang cukup terkenal dengan panoramanya.

“Berkaitan dengan tatanan masterplan pengembangan kawasan Pulau Bintan. Kan bukan hanya jembatan saja yang dibangun, tetapi kawasan. Kan juga cukup besar kan efeknya kalau jembatan itu segera dibangun,” tutur Sugiyartanto.

Baca Juga :  Bea Cukai Karimun Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas

“Nanti jembatannya kalau sudah nyambung ke arah airport Pangkal Pinang ya, kita nyicil yang kecil-kecil dulu. Yang gedenya nanti sekalian,” imbuh Sugiyartanto.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengklaim, sudah ada investor asal China yang tertarik untuk membangun jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan.

Panjang jembatan itu nantinya lebih panjang dari Jembatan Suramadu di Jawa Timur yaitu mencapai 7 kilometer.

Sementara, Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura dan Jawa Timur hanya sepanjang 5,4 kilometer.

“Sudah ada investor dari China, yang membangun Jembatan Suramadu, untuk membangun Jembatan Batam-Bintan. Panjang 7 kilometer, nilai investasi Rp 4 triliun,” kata Nurdin saat dijumpai di Batam, Jumat (2/3/2018).

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB

Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Berita Terbaru

Nasional

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:02 WIB