class="wp-singular post-template-default single single-post postid-31397 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Anambas / Berita / Kepri / Liputan Kriminal / Tanjungpinang

Rabu, 29 April 2020 - 13:14 WIB

Kapal Ikan Berbendera Vietnam Tenggelam di Laut Natuna

Natuna – Tim SAR gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam yang tenggelam di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Upaya Search and Rescue (SAR) terhadap nelayan pelaku illegal fishing yang tenggelam di Laut Natuna Utara masih terus dilakukan.

Joint Rescue melibatkan Ditjen PSDKP-KKP, BASARNAS, TNI AL, Coast Guard Vietnam dan Basarnas Malaysia masih berusaha melakukan penyisiran di lokasi tenggelamnya kapal BD 92039 TS yang tenggelam pada saat melakukan perlawanan ketika akan ditangkap oleh KP. Orca 03.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Tb Haeru Rahayu menjelaskan upaya yang dilakukan oleh KKP dan instansi terkait lainnya baik yang berasal dari Indonesia maupun negara tetangga merupakan bagian dari operasi kemanusiaan.

Ditegaskannya, di luar insiden perlawanan serta illegal fishing yang sudah dilakukan, KKP tetap mengedepankan aspek humanitas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen pemberantasan illegal fishing.

”Di luar illegal fishing yang dilakukan, joint rescue ini merupakan bagian dari tindakan kemanusiaan dan bentuk keprihatinan atas insiden tenggelamnya KIA berbendera Vietnam,” jelas Tb dalam siaran pers, Rabu (29/4/2020).

Baca Juga :  KRI Silas Pepare 386 Tangkap Kapal Ikan Vietnam di Perairan Natuna

Pihaknya memuji soliditas aparat di lapangan yang telah bersama-sama bahu membahu dalam pelaksanaan SAR yang dilakukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa semua instansi memiliki concern yang sama bahwa saat ini prioritasnya adalah SAR.

Pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI AL, BAKAMLA, BASARNAS, dan tentu saja Coast Guard Vietnam dan Basarnas Malaysia yang sudah bergabung dalam upaya pencarian yang dilakukan.

“Hal ini menunjukkan bahwa ada semangat kerja sama yang baik antar aparat di lapangan,” ujar Tb.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menjelaskan bahwa selain joint rescue ini, KKP juga telah melakukan serangkaian upaya kaitannya dengan SAR kapal yang tenggelam tersebut.

Baca Juga :  Kapal Kargo Tenggelam Di Pelabuhan Asim Tanjung Batu

Dijelaskan, selain dengan KP. Orca 03, KP. Orca 02, KP. Hiu Macan dan KP. Hiu Macan Tutul 02 yang bersama-sama dengan KMN Pulau Nipah (BAKAMLA) dan KRI Bontang (TNI AL).

“Kami juga menggunakan pesawat air surveillance untuk melakukan penyisiran di lokasi,” jelas Ipung.

Setelah kejadian tersebut, pihaknya segera berkoordinasi dengan BASARNAS untuk meminta rilis berita permintaan SAR kepada Command Center BASARNAS, yang kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi antara pihak BASARNAS dan SAR Malaysia serta newsletter permintaan SAR kepada kapal-kapal yang berada di sekitar area tersebut.

Diketahui, 1 Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam tenggelam di Laut Natuna Utara pada tanggal 20 April 2020.

Kapal tersebut melakukan upaya perlawanan dengan manuver berbahaya dan menabrakkan kapal mereka dengan KP. Orca 03 milik KKP yang akan melakukan Penghentian, Pemeriksaan dan Penahanan (HENRIKHAN). (rhm)

Share :

Baca Juga

Berita

Cafe Janji Jiwa Jalan Poros Dilalap Sijago Merah 

Liputan Kriminal

Polsek Kandis Berhasil Gagalkan Penemu Senajata Rakitan

Berita

Tim Cybertroops Polres Karimun Tangkap Penghina Presiden

Batam

Amsakar Achmad: Vaksinasi di Kota Batam Terus Berlanjut

Featured

Antisipasi Penyimpangan Pengelolaan DD,Kajari Karimun Gelar Sosialisasi DD dan TP4D

Berita

Bupati Karimun Launching 15 Perusahaan Tangguh Covid-19

Batam

Batam Diguyur hujan,Kapolda Kepri pantau langsung kondisi ril dilapangan

Karimun

Kapolres Karimun Tekankan Anggotanya Tidak Terlibat Narkoba
error: Content is protected !!