class="wp-singular post-template-default single single-post postid-44697 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Peristiwa

Kamis, 21 April 2022 - 22:45 WIB

Kapolsek Rangsang Bantu Korban Rumah Terbakar di Desa Tanjung Gemuk

MERANTI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah hukumnya yang mendapat musibah rumah terbakar, Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora SH MH, Kamis (21/4/2022), memberikan bantuan sembako.

Penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Kapolsek didampingi anggota Aipda Tubroni dan Bripka Nanda kepada korban, yakni H Jafar, warga Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang.

Adapun bantuan yang diserahkan itu berupa 5 kg beras, 1 papan telur, 1 liter minyak goreng, 1 kotak mie instan, dan 1 kg gula pasir.

“Ini salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Polri, khususnya Polsek Rangsang terhadap warga yang mendapat musibah rumahnya terbakar. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian mereka,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, melalui Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora.

Untuk diketahui, pada Rabu (20/4/2022) sekira pukul 16.20 WIB, telah terjadi kebakaran satu unit rumah milik H Jafar (70 th) di Jalan H Ahmad Dusun III, Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang.

Penyebab kebakaran itu diduga akibat arus pendek atau korsleting arus listrik. Akibat kejadian itu, H Jafar mengalami luka bakar dan luka bengkak di kepala bagian atas. Sementara itu, kerugian materil korban ditaksir kurang lebih Rp100 juta.

Adapun kronologis terjadinya kebakaran menurut cerita korban, bahwa pada saat itu sekira pukul 15.00 WIB, ia sedang tidur di teras samping rumah miliknya. Lalu sekitar pukul 16.20 WIB, ia terbangun dikarenakan merasakan panas.

Selanjutnya ia masuk ke dalam rumah bagian belakang melalui pintu samping rumah miliknya. Namun, tiba-tiba saja ada kayu jatuh dari arah atas rumah yang menimpanya.

Kemudian ia menoleh ke arah atas rumah dan melihat ada api membakar bagian plafon yang terbuat dari plastik. Spontan ia pun mencoba untuk memadamkan api. Namun dikarenakan api semakin membesar, ia terpaksa keluar dari rumah melalui pintu bagian dapur rumah tersebut.

Berselang sekitar 10 menit, Al Jabar anak kandung korban datang. Ia melihat ada kepulan asap dari rumah orang tuanya itu. Lantas ia pun bergegas mencari ayahnya dan menemukannya di belakang rumah.

Kebakaran rumah kayu itu akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Rumah ini merupakan rumah satu-satunya yang berdiri dan dihuni oleh korban selama 30 tahun di lokasi tersebut.***

Share :

Baca Juga

Nasional

Lumba-lumba tanpa sirip terdampar hingga mati di Riau

Berita

Sambang Nusa KP Punai 5009, Ditpolairud Baharkam Polri Silaturahmi dan Berbagi dengan Masyarakat Pesisir

Berita

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, PT Timah Bangun Tanjung Ular Farm Estate

Berita

Rapid Tes Covid-19 Berlaku untuk Pelayaran Keluar Kepri

Kep Meranti

Dua Unit Speedboat Bawa Miras Asal Malaysia Diamankan DJBC Kepri

Kep Meranti

238 Personil Gabungan Diterjunkan dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2022 di Meranti

Berita

DPC PDI Perjuangan Meranti gelar buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu

Berita

Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri
error: Content is protected !!