liputankepri.com, Karimun – Badan Narkotika Kabupaten Karimun (BNNK) menggelar senam sehat sekaligus kampanyekan stop narkoba kepada masyarakat, kegiatan yang dilaksanakn pada Sabtu (22/7/2017) di Panggung Putri Kemuning Coastal Area tersebut sebagai rangkaian memperingati hari anti narkoba internasional 2017.
Kepala BNNK Karimun Ahmad Sholeh Siregar, saat di temui wartawan di sela acara mengatakan, bahwa Peran aktif dan pendayagunaan seluruh komponen masyarakat maupun potensi bangsa dalam menghadapi keadaan darurat narkoba sangat dibutuhkan menuju indonesia sehat.
“Sesuai dengan kondisi indonesia yang sudah darurat narkoba, peran serta masyarakar lah yang paling sangat di butuhkan untuk mencegah beredarnya barang haram tersebut,” katanya.
Menurutnya, minimnya kesadaran masyarakat untuk secara suka rela melaporkan para pengguna menjalani pemulihan secara rehabilitasi, akan menjadi sebua tantangan bagi BNNK dalam melksanakan tugas.
“Hingga saat ini sama sekali belum ada masyarakat yang secara suka rela melaporkan ke kita untuk menjalani rehabilitasi,” ungkap Sholeh.
Ia juga menjelaskan, beberapa pencandu yang saat ini masih menjali proses rehabilitasi di klinik BNNK karimun merupakan hasil kegiatan razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Saat ini ada sebanyak 30 orang pengguna yang masih menjalani proses rehabilitasi, kesemua itu merupakan hasil razia yang dilakukan pihak kepolisian,” pungkasnya.(***)









