class="wp-singular post-template-default single single-post postid-11433 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Liputan Kriminal

Kamis, 31 Agustus 2017 - 20:34 WIB

Kesal Selalu Dimarahi, Seorang Pekerja di PT KSS Serang Atasannya Pakai Parang

​liputankepri.com, KARIMUN – Suwito, Salah seorang pekerja di PT Karimun Sembawang Shipyard (PT KSS), berusàha menyerang Esketan, atasannya dengan sebilah parang. Penyerangan tersebut terjadi karena Suwito merasa kesal terhadap atasanya tersebut.

Suwito saat mengayunkan parang ke arah mobil Kijang Inova milik Esketan, atasan di tempatnya bekerja di PT KSS. Kejadian ini merupakan rentetan rekon yang di lakukan Polsek Meral, Rabu (30/8/2017) untuk diajukan ke persidangan. foto: istimewa

Peristiwa itu bermula dari Suwito yang merasa selalu disalahkan oleh Esketan yang berkewarganegaraan Singapura dan bertugas di bidang pengawasan.

Pada hari kejadian, Suwito kembali dipanggil dan dimarahi. Karena tak bisa lagi menahan emosinya, Suwito pun kalap dan pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam berupa parang. Selanjutnya Ia kembali ke PT KSS dan menunggu Esketan di depan gerbang PT KSS.

Begitu mobil Kijang Inova yang dikendarai Esketan keluar dari gerbang, Suwito langsung menebaskan parangnya dan merusak bagian depan mobil. Akibatnya, kaca mobil bagian depan milik Esketan hancur terkena sabetan parang Suwito.

Merasa kurang puas, Suwitopun bermaksud melanjutkan aksinya dan berusaha ingin melukai korban yang saat itu masih di dalam mobil.

Namun aksinya berhasil di gagalkan petugas securiti perusahaan dan anggota Babinkamtibmas Kelurahan Pasir Panjang, yang saat itu berada di lokasi kejadian dan langsung mengamankan Suwito yang kalap.

Rentetan rekonstruksi kasus tindak pidana percobaan pembunuhan atau percobaan penganiayaan berencana ini, dilakukan Polsek Meral, Rabu (30/8).  Sesuai kejadian pada 15 Juli 2017 lalu, sekira pukul 12.45 WIB di depan gerbang Satpam PT KSS.

Kapolsek Meral, AKP Badawi menjelaskan, rekonstruksi kasus ini dilakukan sesuai permintaan Jaksa Penuntut Umum, guna keperluan di persidangan.

“Kita rekon karena jaksa minta rekon. Pengakuan pelaku Ia selalu dimarahi walau merasa pekerjaannya sudah sesuai. Katanya hampir setiap hari Ia dimarahi,” terang Badawi keada wartawan, Kamis (31/8).

Masih menurut Badawi, Suwito telah bekerja di PT KSS kurang lebih selama satu tahun dan sudah lama menaruh dendam terhadap Esketan.

“Dia mengaku sudah lama menaruh dendam terhadap Esketan, akibat perlakuan yang diterimanya. Bahkan dia bilang siap masuk penjara untuk menghabisi nyawa Esketan,” ungkap Badawi. (cp)

Share :

Baca Juga

Liputan Kriminal

Polda Riau Amankan Heroin dari Dua Tersangka di Bengkalis, Ditaksir Bernilai Rp68 Miliar

Karimun

31 Oktober Ini ,Ketua Umum Kukuhkan PD IWO Karimun

Karimun

Gara-gara Mengantuk, Sebuah Mobil Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas 

Featured

Apri Tewas di Tangan Polisi setelah Berkelahi dan Tikam Brigadir Adil

Karimun

Siaga Bencana, Polres Karimun Gelar Apel Pasukan

Featured

Bupati Karimun Buka Acara Dialog Jurnalis Karimun IV

Featured

Kisruh Mosi Tak Percaya Dewan Karimun

Karimun

Soal Mesin Incenarator, Sejumlah Pejabat RSUD HM Sani Diperiksa Jaksa
error: Content is protected !!