class="wp-singular post-template-default single single-post postid-244729 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / NTT

Rabu, 30 November 2022 - 08:21 WIB

Lorens Logam Berhasil Dorong Pemda Mabar Realisasikan BOSDA

Labuan Bajo – Program BOSDA besutan Bupati Edi Endi kini berhasil di realisasi yang sebelumnya dipersoalkan oleh Pemerhati Kebijakan Publik di Kabupaten Manggarai Barat.

Realisasinya program BOSDA tersebut disampaikan oleh dua orang guru dari kecamatan pacar Via pesan WhatsApp, Selasa 29 November 2022.

“Selamat sore pa ketua,terima kasih banyak atas perjuangan pak ketua.Saya dengan ibu sudah terima BOSDA.Sekali lagi terima kasih “,tutur Aven meniru kutipan pesan WhatsApp.

Tak hanya Guru Aven,selain itu ibu Elin juga menyampaikan hal yang sama dalam pesan WhatsApp.

“Selamat siang Nana,Nana terima kasih dia dite e.Cair dami BOSDA bo ge(Selamat Siang pak, pak terima kasih atas kebaikannya. Kami punya BOSDA sudah cair),” ucap elin meniru kutipan pesan WhatsApp.

Sebelumnya,Pemerhati Kebijakan Publik, Lorens Logam mensomasi Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, NTT atas dugaan ketidaktransparanan perekrutan Tenaga BOSDA.

Menurut Logam, di era kepemimpinan Bupati Edi Endi dan wakil Bupati Weng sudah berjalan dua tahun. Banyak program kerja yang sudah digadang-gadang dari awal. Salah satunya program BOSDA bagi guru-guru komite, tuturnya.

Baca Juga :  Lorens Logam Ancam Segel Kantor Dinas PKO

Lebih lanjut, program ini bentuk misi mensejahterakan guru-guru komite serta penguatan SDM,kata Logam. Tentu harapannya dengan gaji komite yang mendapat subsidi dari BOSDA mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan Guru.

Namun sampai saat ini program tersebut belum direalisasikan, adapun kendalanya karena masih tahap persiapan petunjuk teknis.

“Kalau ada main gelap – gelapan dan titip menitip, saya akan kerahkan kekuatan penuh untuk segel kantor dinas PKO”, tegas Logam.

“Masa sampai sekarang masih tahap proses persiapan juknis, sementara sistem anggaran kita terhitung dari 1 Januari hingga 31 Desember 2022”.

“Nah anggaran untuk gaji pegawai dengan 850 orang dengan 800 ribu perbulannya parkir dimana? “.

Selain itu, logam menjelaskan bahwa ini program semenjak ditetapkan jadi calon Bupati, artinya dia sudah punya formula untuk menerapkannya termasuk juknis. Masa siapkan juknis makan waktu sampe 6 bulan?

“Saya menduga ini dalih mereka saja untuk menutupi ruang nepotisme dan diskriminasi terhadap masyarakat kecil. Kasihan pak Guru-guru komite yang latarbelakang dari keluarga miskin serta tidak punya akses di pemerintahan, mereka tidak punya ruang untuk mendapatkan keadilan dan kesejahteraan”. ujarnya.

Baca Juga :  Lorens Logam Ancam Segel Kantor Dinas PKO

Saya dapat informasi ada jatah-jatahan disana. Siapa yang punya akses baik melalui birokrasi maupun melalui DPRD dijamin terima.

Kita mau benah sistem seperti ini, supaya ada perbaikan, ada transformasi dari kebiasaan yang buruk ke kebiasaan yang baik. Goalnya ialah saya mengharapkan pemerintah beri ruang bagi guru-guru komite untuk mendapatkan kesejahteraan dan keadilan. Jangan ada tebang pilih!

Untuk menciptakan generasi yang berdaya saing maka produsennya juga kita harus perhatikan. Siapa produsennya, iya guru atau pembimbing di sekolahnya. Kita beri penghargaan yang tinggi kepada guru dengan perhatikan gajinya.

“Saya sudah kirim peringatan kepada Sekda, Dinas PKO dan BKD. Kalau perekrutan tidak transparan, kita las mati pagar kantor dinas PKO. Ini cara yang tepat menghadapi pemerintah ugal-ugalan,” pungkas Logam.**

 

Share :

Baca Juga

Berita

Laka Lantas di Manggarai Dua Pemotor Tewas di Tempat

Berita

Antusiasme Warga Labuan Bajo Penuhi Tribun WFC

NTT

Ketua Komisi III DPRD Mabar Desak Pemda Mabar Tertibkan Tambang Di Kawasan Hulu Sungai Kali Wae Mese

NTT

Aksi Demo PMKRI Seret Nama Istri Bupati Manggarai Soal Dugaan Fee Proyek

KPK

Ketua PKN Minta KPK Segera Periksa Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mabar Tahun 2020

Berita

Kemenag Manggarai Timur Apresiasi Terlaksanannya Kegiatan MTQ 2022

NTT

Kejar Target Proyek, PT WIKA Mengaku Tidak Mengetahui Legalitas CV Flores Jaya Sejati

Berita

Aksi Pembokaran Pilar Tanah Nanga Banda Reok Menuai Kritikan Pedas Dari Syuratman SH
error: Content is protected !!