Menikmati Pemandangan “Raja Ampat”-nya Sumatera Barat dari Panorama Mandeh

- Jurnalis

Selasa, 25 April 2017 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Pesisir Selatan – Kawasan wisata Mandeh yang kini tengah naik daun di Sumatera Barat memang memiliki panorama super indah, dengan hamparan pulau-pulau dan lautnya yang tenang. Pemandangan Mandeh yang dianggap seperti Raja Ampat Papua bisa disaksikan dari titik Panorama Mandeh.

Daerah Mandeh berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dari Kota Padang, daerah ini berjarak sekitar 1,5 jam dengan kendaraan roda empat. Kawasan wisata ini baru saja mendapat perhatian pemerintah pusat, sehingga pengembangannya segera dikejar. Salah satu yang terlihat adalah pelebaran jalan yang sedang dikerjakan.

Ketika sampai, pengunjung bisa masuk tanpa mengeluarkan uang retribusi apapun. Di titik Panorama Mandeh tersebut, tanah lapang akan menyambut Anda bersama kursi santai untuk duduk menikmati pemandangan laut yang luas dengan perahu nelayan dan tambak, serta pulau-pulau di sekitarnya. Selain duduk dan berfoto-foto, pengunjung juga bisa menikmati camilan atau makanan sederhana dari kedai-kedai makanan di sekitarnya.

Pemandangan Mandeh yang dianggap seperti Raja Ampat Papua bisa disaksikan dari titik Panorama Mandeh.

“Ini namanya titik ini Panotama 1. Dari sini kita bisa lihat beberapa pulau, salah satunya Pulau Cubadak. Jadi nanti akan sampai Panorama 3 yang dibangun seperti ini,” kata Yepriandi, Staf Dinas Pariwisata Pesisir Selatan seperti yang dilansir laman Okezone, Sabtu (22 April 2017).

Wisata Mandeh sendiri bukan hanya menawarkan titik panorama untuk melihat pemandangan laut di sekitarnya yang cantik. Wisatawan juga bisa menjajal tur keliling pulau atau melakukan olahraga air seperti snorkeling. Untuk mencobanya, pengunjung bisa menyewa jasa tur yang biasa ditawarkan banyak pemandu melalui pamflet.

Paket wisata tur keliling pulau yang ditawarkan ada empat rute, yang dibedakan dengan banyaknya pulau dan harga yang ditentukan seberapa jauh pulau yang dituju. Spot yang didatangi dalam tur berkisar dari lima sampai tujuh destinasi, seperti Pulau Cubadak, Pulau Setan, Pulau Kapo-Kapo, Sironjong Ketek, Sironjong Gadang, Sungai Gemuruh, Hutan Mangrove, Pulau Pasumpahan, Pulau Pamisahan, Pulau Pagang, dan Pulau Suwarnadwipa. Harga tur mulai dari Rp650 ribu sampai Rp1,5 juta untuk satu boat yang bisa diisi 12 orang.

“Tur pulau ini hitungannya sewa satu boat, yang maksimal bisa diisi 12 orang. Waktunya bebas, paling cepat bisa 2,5 jam untuk rute ke pulau-pulau dekat. Rata-rata bisa makan waktu 3-4 jam. Selain tur pulau juga bisa snorkeling, biasanya di laut antara Sironjong Ketek dan Sironjong Gadang,” jelas Nofer, salah seorang pemandu wisata yang tengah menjajakan jasanya di sana.

Wisata Mandeh memang belum matang dalam pengelolaan fasilitas pariwisatanya, tapi pemandangan dan atraksi alam yang ditawarkan di sana memang menarik untuk ditelusuri. Sebelum mulai mendunia, yuk tengok keindahan Mandeh!

(ren/oz)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Hirdaya Sharma bersama Jaktive Mempromosikan Bhajan Modern sebagai Jembatan Budaya antara Indonesia, Nepal, dan Australia
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Hirdaya Sharma bersama Jaktive Mempromosikan Bhajan Modern sebagai Jembatan Budaya antara Indonesia, Nepal, dan Australia

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Berita Terbaru