class="wp-singular post-template-default single single-post postid-25453 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Liputan Kriminal / Nasional / Riau

Selasa, 2 Juli 2019 - 12:56 WIB

Oknum Sekdes Ludai Diduga Terlibat Perambahan Hutan, Kades : Saya Hanya Dengar Info Selayang

Liputankepri.com, Selatpanjang – Ditreskrimsus Polda Riau melakukan penangkapan terhadap 3 unit Truk yang bermuatan kayu Illog beserta 2 orang sopir truk, pekan lalu, Selasa (25/6/19) sekira pukul 02.00 WIB, di jalan lintas pekanbaru-lipat kain desa Penghidupan kecamatan Kampar Kiri Tengah.

Informasi yang berhasil dirangkum wartawan liputankepri.com , Barang bukti 3 unit truk bermuatan kayu Illog yang berhasil diamankan tim Ditreskrimsus Polda Riau tersebut, selanjutnya dititipkan kepada Polsek Bangkinang Kota Polres Kampar.

Terkait dengan penangkapan tersebut, Liputankepri.com memperoleh informasi dari sumber yang layak dipercaya yang enggan namanya dipublikasikan, bahwa kayu Illog yang berhasil diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Riau tersebut diduga bersumber dari perambahan kawasan hutan suaka marga satwa rimbang baling kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Kepada Liputankepri.com, Selasa (2/7/19) narasumber yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, bahwa kayu Illog yang diamankan Direskrimsus Polda Riau tersebut diduga bersumber dari perambahan kawasan hutan suaka marga satwa rimbang baling kecamatan Kampar Kiri Hulu dan diduga ada keterlibatan oknum sekdes Ludai kecamatan Kampar Kiri Hulu.

“Diduga muatan kayu Illog yang diamankan tim Ditreskrimsus Polda Riau tersebut bersumber dari perambahan kawasan hutan suaka marga satwa rimbang baling, dan diduga ada keterlibatan oknum Sekdes Ludai inisial E yang disinyalir bertindak sebagai pemodalnya, dan menurut informasi Oknum Sekdes inisial E ini dipanggil oleh Ditreskrimsus Polda Riau untuk dimintai keterangannya, namun belum memenuhi panggilan,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi kepada Camat Kampar Kiri Hulu, Dasril, selasa (2/7/19) dirinya mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait informasi ini.

Dikatakan Camat, bahwa terkait informasi adanya dugaan perambahan kawasan hutan Rimbang Baling tidak diketahuinya, dan keterkait keterlibatan oknum Sekdes Ludai juga tidak diketahuinya.

“Belum ada informasi terkait ini, belum ada informasi dari pemerintah desa Ludai keterkaitan dengan dugaan keterlibatan oknum Sekdes tersebut,” ujar Camat.

Sementara itu, Kepala Desa Ludai kecamatan Kampar Kiri Hulu kepada wartawan, Selasa (2/7/19), mengaku bahwa memang sebagian kawasan hutan rimbang baling berada di wilayah desa Ludai kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Dijelaskan Kades, bahwa memang benar dirinya pernah mendengar selayang terkait adanya dugaan perambahan kawasan hutan rimbang baling tersebut, namun informasi akuratnya tidak begitu jelas.

Terkait dugaan keterlibatan oknum sekdesnya, Kades Ludai mengaku tidak mengetahuinya, karena hingga saat ini oknum sekdes disebut tidak ada berkomunikasi dengannya terkait hal itu.

“Saya gak tahu terkait dugaan keterlibatan oknum sekdes ludai, terkait info telah dipanggilnya oknum sekdes oleh Polda Riau, saya juga tidak tahu, belum ada oknum sekdes tersebut koordinasi dan komunikasi dengan saya terkait hal ini,” jelas kades.

Hingga berita ini diterbitkan, oknum Sekdes Ludai belum dapat dikonfirmasi.
(Ocu arun/Masrun)

#Fitri FJZ

Share :

Baca Juga

Karimun

Pansus Sosialisasi Ranperda Pendidikan,Kepala SMPN 2 Karimun Perihal Wajib Belajar Malam

Batam

MenPAN : ASN Harus Memiliki Kualifikasi Tinggi

Liputan Kriminal

Tiga Personil Brimbob Tewas Diduga Di Tembak Rekan Sendiri

Kepri

Kasus Nurdin Basirun,Sembilan Saksi Pejabat Kepri Diperiksa

Ekonomi

Dua Tahun Kedepan KecamatanTebing Bakal Jadi Kota Baru

Berita

Belajar Tatap Muka, Hanya Untuk Enam Kecamatan Dikarimun

DPRD

Sengkarut Tapal Batas Desa di Kepulauan Meranti, Komisi I DPRD Lakukan Hearing

Kep Meranti

DPC Demokrat Meranti Serahkan 50 Set APD Untuk Pencegahan Covid-19
error: Content is protected !!