class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20892 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Kepri

Jumat, 2 November 2018 - 07:59 WIB

Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun tahun 2019 Menurun

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan pidato Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu. (Humas Pemkab Karimun)

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan pidato Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu. (Humas Pemkab Karimun)

Liputankepri.com,Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut Proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Karimun tahun 2019 menurun. Dengan angka pembahasan sebesar Rp1.265.797.555.000.

Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau diusulkan pada angka Rp1.390.798.786.

Usulan tersebut terungkap dalam pidato penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu (31/10/2018).

Aunur Rafiq dalam pidatonya menyebutkan, Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 meliputi pendapatan, belanja dan pembiayaan.

Baca Juga :  Plt Gubkepri tolak rencana kedatangan 2.000 Turis asal Australia masuk Batam

Untuk pendapatan daerah, kata dia, diprediksi sebesar Rp1.265.797.555. Bila dibandingkan dengan target APBD murni 2017 sebesar Rp1.277.497.207.635, maka angka sebesar itu mengalami penurunan sebesar 0,91 persen.

Sedangkan belanja daerah, dalam Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 diprediksi sebesar Rp1.390.798.786, mengalami penurunan sebesar 4,2 persen dibandingkan belanja daerah pada APBD murni 2018 sebesar Rp1.452.764.856.245,

Sementara itu, pada pos pembiayaan, khususnya penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp125.001.231.000. Sedangkan pengeluaran pembiayaan, tidak ada atau nihil.

“Sehingga pembiayaan netto dalam Rancangan KUA serta PPAS APBD Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2019 adalah sebesar Rp125.001.231.000,” ujar Aunur Rafiq dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi dan didampingi Wakil Ketua Bakti Lubis

Baca Juga :  Pelaku Penembakan di Polsek Cimanggis Terancam Hukuman Mati

Aunur Rafiq menjelaskan, jika dibandingkan antara target pendapatan dengan belanja dalam Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 itu, maka terdapat selisih atau defisit sebesar Rp125.001.231.000.

“Adapun selisih (defisit) tersebut ditutup dengan penerimaan pembiayaan, sehingga selisih antara anggaran pendapatan daerah dengan belanja daerah menjadi nihil,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.***

 

Share :

Baca Juga

Karimun

Diskominfo Karimun dukung KPU Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

Featured

Nelayan Kecamatan Kundur Tuntut Kompensasi Kapal Isap Produksi Milik PT.Karimun Mining Mandiri

Featured

Aunur Rafiq Tutup Turnamen Lugas Futsal Kompetition

Batam

Program Strategis Muhammad Rudi Ini, Akan Membawa Kota Batam Semakin Hebat

Karimun

Bupati Karimun Hadiri Pembukaan Pesantren Kilat Anak-anak Jalanan

Batam

Capt Barlet: Penyelamatan Kapal MV Shahraz menjadi Prioritas

Featured

Gubernur Kepri Bakal Keluarkan SK 1.501 Guru Tidak Tetap

Tanjungpinang

Gubernur Kepri: Pendapatan Pemprov Kepri Terealisasi Sebesar Rp 3,80 Triliun
error: Content is protected !!