Pengerjaan Bendungan Sei Gong Ditargetkan Rampung Agustus 2018

- Jurnalis

Sabtu, 3 Maret 2018 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Bendungan Sei Gong yang tengah dibangun pemerintah di Kota Batam, Kepulauan Riau, merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bendungan yang konstruksinya kini telah mencapai 77 persen ini, ditargetkan rampung dan siap untuk diairi pada Agustus 2018.

Saat mengunjungi lokasi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, kehadiran bendungan ini ditunggu masyarakat.

Pasalnya, sumber air baku Kota Batam yang dipasok dari tujuh waduk dan satu embung yang ada belum cukup memenuhi kebutuhan yang ada.

“Ini (daerah) kepulauan, jadi kita memaksimalkan potensi air. Seperti Duriangkang itu estuari dam pertama yang kita bangun, itu bersih. Ini juga sama di muara Sei Gong,” kata Basuki seperti dilansir laman kompas di Batam, Jumat (2/3/2018).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mendengarkan paparan terkait progres pekerjaan Bendungan Sei Gong, Jumat (2/3/2018).

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk, diperkirakan kebutuhan air baku masyarakat pada 2020 mencapai 4.500 liter per detik. Sementara, saat ini masih ada kekurangan sekitar 750 liter per detik.

Adapun kapasitas air baku yang bisa dialirkan dari bendungan ini mencapai 400 liter per detik. Itu artinya, hanya tersisa 350 liter per detik yang harus dipenuhi pemerintah.

“Kalau kebutuhan batam tidak kita siapkan tampungan-tampungan air ini, tahun 2020 Batam bisa kekurangan air,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi, sejumlah alat berat dikerahkan untuk membentuk saluran serta pondasi bendungan. Di samping itu, pekerjaan peninggian struktur saluran pelimpah pun masih terus dilakukan.

Bendungan Sei Gong

Sejauh ini, tinggi struktur pelimpah baru mencapai enam meter. Ditargetkan pada saat bendungan ini rampung, tingginya bisa mencapai 12 meter.

“Jadi kira-kira kurang 6 meter. Ini sudah 77 persen. Kita rencanakan Insya Allah bisa selesai Agustus,” sebut Basuki.

Sekadar informasi, pekerjaan bendungan ini telah dimulai pada akhir 2015 lalu. Bendungan yang menelan investasi Rp 238,44 miliar ini memiliki luas genangan 355,99 hektar dan kapasitas tampung 11,8 juta meter kubik.***

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Berita Terbaru

Advertorial

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Jul 2026 - 12:14 WIB