class="wp-singular post-template-default single single-post postid-21604 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured

Jumat, 14 Desember 2018 - 11:40 WIB

Penyanyi Dangdut Asal Malaysia dan Indonesia Bakal Goyang Kota Batam

Liputankepri.com,BATAM – Keseruan bakal tersaji di Kota Batam, Kepulauan Riau pada 18-19 Desember nanti. Sebab, di tanggal itu Batam bakal merayakan hari jadinya yang ke-189 tahun. Kegiatannya sangat padat, namun yang layak ditunggu adalah penampilan dua penyanyi dangdut asal Indonesia dan Malaysia.

Penyanyi dangdut asal Malaysia yang akan tampil adalah Shiha Zikir. Ia akan menemani penyanyi dangdut Indonesia, Isye. Keduanya dijadwalkan tampil pada Selasa 18 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIB di Dataran Engku Putri, Kota Batam.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Masruroh, HUT Kota Batam sengaja melibatkan penyanyi asal Malaysia.

“Bagaimana pun Batam adalah wilayah crossborder atau perbatasan. Kita tetap mengharapkan wisatawan crossborder akan hadir dalam kegiatan ini. Sebagai daya tarik, kita melibatkan Shiha Zakir yang cukup menarik perhatian,” katanya.

Wanita yang biasa disapa Iyung itu menambahkan, HUT ke-189 Kota Batam menjadi momentum yang sangat tepat untuk mendatangkan wisatawan perbatasan atau, crossborder tourism.

“Nama Batam sudah sangat familiar di negara tetangga. Khususnya di kalangan wisatawan Malaysia dan Singapura. Reputasi Batam sangat luar biasa. Bagi wisatawan negara tetangga, Batam adalah lokasi terbaik untuk berwisata,” papar Iyung.

Untuk menarik wisatawan perbatasan, sejumlah kegiatan sudah disiapkan saat puncak HUT Kota Batam pada 18 Desember nanti. Ada upacara yang disambung dengan pemberian Anugerah Batam Madani. Seluruh kegiatan dipusatkan di Dataran Engku Putri.

“Tapi yang akan ditunggu-tunggu wisatawan adalah Pawai Budaya Nusantara. Sesuai namanya, tidak hanya budaya Batam yang akan tersaji. Wisatawan juga bisa menyaksikan kekayaan budaya Nusantara. Pokoknya Pawai Budaya ini dijamin bakal keren,” paparnya.

Rencananya, pawai akan dilakukan pada 18 Desember 2018 sekitar pukul 13.30 WIB. Sebagai lokasi start, dipilih Tugu Tuah Madani. Seluruh peserta pawai akan berjalan hingga ke Dataran Engku Putri, yang menjadi lokasi pusat HUT Kota Batam.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar mengatakan, usia Batam sudah tua. dan selalu menjadi pilihan wisatawan perbatasan.

“Batam terlahir 18 Desember 1829 silam. Pada 18 Desember 2018, Batam akan memasuki usia ke 189, usia yang tidak muda lagi. Dengan usia yang sudan matang itu, Batam selalu mengerti bagaimana memperlakukan wisatawan dengan baik. Termasuk dalam puncak perayaan 18 Desember nanti. Banyak keseruan yang akan hadir. Jadi sayang sekali untuk dilewatkan,” paparnya.

Tidak hanya Masruroh dan Buralimar yang sumringah. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku senang Batam semakin dewasa.

“Semakin bertambahnya usia, Kota Batam semakin matang, semakin siap menerima kedatangan wisatawan mancanegara. Keramahannya juga telah terbentuk. Tidak heran jika Batam selalu menjadi pilihan wisatawan negara tetangga untuk berlibur,” paparnya.

Menpar pun berharap Batam semakin bisa diandalkan untuk menjaring wisatawan. Apalagi statusnya adalah destinasi prioritas,” paparnya.

(abp)

Share :

Baca Juga

Featured

Kades Degung Bantah Soal Isu Mangkraknya Pembangunan Desa

Featured

PENGELOLAAN LIMBAH B-3 RSB GRAHA RAP KARIMUN DI PERTANYAKAN

Featured

Antisipasi Perjudian, Satreskrim Polres Karimun Laksanakan Patroli Kring Serse

Featured

Polri Gandeng Ustaz Das’ad Latif untuk Mendorong Pemilu Damai

Featured

Ketua LPTQ: Persiapan Pelaksanaan MTQ Hampir Selesai dan Tidak Ada Kendala

Featured

Petugas Bea Cukai Bekuk Kurir Sabu di Pelabuhan Sri Bintan Pura

Featured

Upacara Puncak Peringatan Hari Bhayangkara ke-77, AKBP Andi Yul : Tugas Polri Sukses karena adanya Sinergitas dari Semua Pihak

Featured

Motor Tanpa Winglet Jadi Perbedaan Terbesar Desmosedici GP17
error: Content is protected !!