banner 200x200

Home / Kepri / Liputan Kriminal / Nasional

Senin, 24 Oktober 2016 - 23:16 WIB

Polda Kepri Terbaik Tanggani Kasus Korupsi

Liputankepri.com,Batam – Mabes Polri menyatakan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menempati posisi terbaik dalam upaya penanganan kasus-kasus tindak pidana korupsi pada triwulan ketiga 2016.

“Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor:ST/2576/X/ 2016, Polda Kepri ditetapkan sebagai yang terbaik di Indonesia dalam penanganan kasus korupsi selama kurun waktu tiga bulan terakhir,” kata Plt Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga di Batam, Senin.

Erlangga mengatakan tolok ukur penilaian Mabes Polri terhadap keberhasilan Polda Kepri didasari pada antara lain dengan sudah diselesaikannya 16 perkara korupsi dari 18 perkara yang ditangani Polda Kepri.

“Secara persentase penyelesaian perkara oleh Polda Kepri mencapai 88,9 persen, merupakan angka tertinggi se-Indonesia,” kata dia.

Pada posisi kedua, Polda Bali dengan penyelesaian mencapai 80,0 persen dari perkara yang ditangani dan urutan ketiga Polda Maluku dengan 75,0 persen.

Baca Juga :  Judi Bola Hotel Sphinx Batam Luput Dari Pantauan Aparat

“Tolok ukur keberhasilannya dilihat dari jumlah penyelesaian perkara tindak pidana korupsi untuk triwulan III 2016. Polda Kepri meraih urutan pertama se Indonesia,” kata Erlangga.

Polda Kepri, kata Erlangga, memiliki strategi dan kordinasi yang baik sehingga capaian yang sudah diarahkan dari Mabes Polri terealisasi.

“Salah satunya selalu mengintensifkan koordinasi dengan instansi terkait yaitu seperti Jaksa Penuntut Umum (JPU), Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP), Komunitas Ahli, dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK),” kata dia.

Baca Juga :  Miss Creative Meranti Gelar Program Berbagi

Keberhasilan tersebut menurut Erlangga tidak terlepas dari kinerja Polda Kepri dan jajaran di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Sam Budigusdian yang serius dalam mengungkap kasus-kasus korupsi.

“Kapolda minta jajarannya bisa meningkatkan kinerja dalam penyelesaian tindak pidana korupsi,” kata Erlangga.

Dalam penanganan kasus, Kapolda menekankan upaya pengembalian aset (sita/blokir) maupun penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagai salah satu faktor ukuran capaian kinerja, serta kasus bawaan (Carry Over) agar dituntaskan pada

Sumber berita : AntaraNews

Share :

Baca Juga

Featured

Hendra Rita Disinyalir Berikan Keterangan Palsu di Persidangan

Berita

Lokasi Ibu Kota Baru RI Diputuskan Tahun Ini

Featured

Tingkatkan Pelayanan Publik,Bupati Karimun Resmi Melantik Pejabat Eselon II, III dan IV

Meranti

Gagak Hitam Lakukan Galang Dana Untuk Si Penderita Kelenjar Tyroid

Featured

Kompi Senapan B Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Gelar Nobar Bersama Masyarakat

Ekonomi

Tahun Ini Pemkab Karimun Anggarkan Dana Sebesar Rp32 Miliar

Karimun

Bupati, Dandim dan Kaporlres On The Road Patroli Amal Bersama HIB

Nasional

Gempa Bumi 4,7 SR Terjadi di Pulau Morotai
%d blogger menyukai ini: