class="wp-singular post-template-default single single-post postid-35220 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Kepri / Law / Liputan Bea Cukai / Nasional / Peristiwa / Video

Jumat, 15 Januari 2021 - 18:56 WIB

Pria yang biasa dipanggil Haji Permata meninggal dunia

Batam – Kabar duka meninggalnya H Permata yang memiliki nama asli Haji Jumhan Bin Selo ini dibenarkan salah satu pengurus paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau KKSS Batam, Ilham.

Pengusaha ternama dii Kota Batam ini diketahui memiliki sejumlah usaha seperti pergudangan dan bisnis pelayaran di Kota Batam.

Meski membenarkan kabar duka itu, Ilham belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya Haji Permata.

Ia mengungkapkan, jika banyak kabar beredar yang menyebut tentang kematian Haji Permata.

Ada yang menyebutkan meninggal akibat serangan angin duduk, ada juga yang menyebutkan jika ia tewas ditembak.

Penyebab meninggalnya dari keluarga masih simpang siur.

“Tadi saya dapat info dari tangan kanannya, jenazah sedang menuju Kota Batam dari Tembilahan, Provinsi Riau,” sebutnya, Jumat (15/1/2021).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau tengah mengusut kebenaran kabar meninggalnya pengusaha Batam Haji Permata.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Amankan Kapal Bawa Rokok dan Mikol Ilegal

Pasalnya banyak kabar yang beredar terkait kematian Haji Permata.

Di antaranya menyebutkan jika Haji Permata tewas diduga ditembak di laut.

Kabar lain menyebut Haji Permata meninggal akibat serangan angin duduk.

Humas DJBC Kepri, Arif Ramadhan mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi pelaporan dari anggota yang sedang bertugas di lapangan.

“Karena pelaporan terkait harus dalam bentuk tulisan yang diserahkan oleh pihak pertama kepada kami. Jadi kami masih melakukan pendalaman atas kejadian itu,” ujarnya, Jumat (15/1/2021).

Ia juga belum dapat memastikan kapan anggota yang bertugas itu akan kembali ke Karimun.

Belum diketahui pasti penyebab mantan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam yang ini menghembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga :  Wujudkan Indonesia Sehat, Bea Cukai Kepri Gelar Vaksinasi bersama Polres Karimun

Namun sejumlah kerabat menunggu kedatangan jenazahnya dari Tembilahan, Provinsi Riau menuju Kota Batam.

Mereka tampak menunggu kedatangan jenazah Haji Pertama di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Meski membenarkan kabar duka itu, Ilham belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya Haji Permata.

Ia mengungkapkan, jika banyak kabar beredar yang menyebut tentang kematian Haji Permata.

Ada yang menyebutkan meninggal akibat serangan angin duduk, ada juga yang menyebutkan jika ia tewas ditembak.

Penyebab meninggalnya dari keluarga masih simpang siur.

“Tadi saya dapat info dari tangan kanannya, jenazah sedang menuju Kota Batam dari Tembilahan, Provinsi Riau,” sebutnya, Jumat (15/1/2021).

Hingga berita ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait perihal meninggal Haji Permata.***

Share :

Baca Juga

Featured

Jelang Ramadhan Petugas Gabungan Razia Tempat Kos

Kep Meranti

Bupati Kepulauan Meranti Sampaikan Nota Keuangan APBD Meranti 2019, Anggaran Meranti Kembali Normal Diangka 1.4 Triliun

Berita

Kejari Bintan Tetapkan Dua Pejabat BUMD

Nasional

Lestarikan Ekosistem Laut, PT PLN Gandeng BKKPN Kupang

Batam

Masyarakat Minta Ombudsman Buka Posko Pengawas PPDB di Daerah

Featured

Suwondo: Tidak Ada Sabu 3 Ton di Kapal MV Win Long

Pendidikan

Mendikhub Minta Guru Tak Beri Kan Contekan Saat Pelaksanaan UN

Nasional

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kapolri Resmikan Operasional SPPG Polri
error: Content is protected !!