class="wp-singular post-template-default single single-post postid-10483 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Featured / Karimun

Rabu, 9 Agustus 2017 - 20:07 WIB

PT JAK Mulai Bangun Proyek Kota Baru Karimun Senilai Rp 1,5 Triliun

  • ​Bupati Minta Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Jadi Skala Prioritas
Bupati Karimun Aunur Rafiq (kemeja putih) menerima potongan tumpeng dari Chairman Panbil Group Johanes Kennedy (kemeja hitam), saat acara syukuran dimulainya pembangunan kota baru di Coastal Area oleh PT Jaya Annurya Karimun. Rabu (9/8/2017). foto: alchapunk

liputankepri.com, Karimun – PT. Jaya Annurya Karimun yang merupakan anak perusahaan Panbil Group, menggelar acara syukuran dimulainya pembangunan kota baru di kawasan coastal area Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau. Nilai investasi pembangunan tersebut sebesar Rp 1,5 trilyun dan luas lahan sekitar 95 hektar.

Menurut Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy, seluruh proyek pembangunan ini melibatkan beberapa konsultan luar negeri agar hasil pembangunannya lebih baik dan teruji. Sementara mengenai target penyelesaian pembangunan tahap pertama, yaitu terminal ferry, hotel dan mall memakan waktu 2 tahun dan tetap berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Sengaja kita memakai konsultannya kelas dunia, agar hasil pekerjaan bisa diandalkan dan teruji. Target pembangunan tahap pertama yaitu diatas lahan sekitar 15-20 hektar dengan anggaran RP 200 milyar, diperkirakan memakan waktu dua tahun. Untuk pekerjanya kita akan prioritaskan tenaga kerja lokal, hal ini sudah menjadi komitmen,” ungkapnya

Johannes menambahkan, untuk detail pembangunan saat ini masih dalam penyelesaian gambarnya oleh  konsultan dari Amerika yang memiliki kantor di Jakarta dan Singapura.

“Detail pembangunan saat ini masih dalam  penyelesaian gambarnya oleh konsultan dari Amerika yang juga memiliki kantor di Jakarta dan Singapura. Sementara untuk reklamasi kami mengunakan konsultan asal negeri Belanda yaitu Royal Haskoning, karena kita tahu Belanda ahli di bidang reklamsai,” jelasnya

Sementara itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq menegaskan kepada PT. Jaya Annurya Karimun untuk tetap berkomitmen, dalam hal memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam sebagai pekerjanya.

“Saya hanya menegaskan untuk semua perusahaan yang akan berinvestasi agar berkomitmen tenaga kerja lokal sebagai skala prioritas, kalau tidak yang mending tak usah saja. Demikian juga untuk PT Jaya Annurya Karimun, kalau kemarin perusahaan menyampaikan 60-40, saya minta 70-30. 70% untuk tenaga kerja lokal dan 30%nya dari luar,” tegas Rafiq.

Share :

Baca Juga

Featured

Tahun 2018 Pemkab Karimun Menyulap Coastal Area Menjadi Kota Baru

Featured

Kapolri Bantah Larang Warga Sipil Gunakan Kaos Turn Back Crime

Berita

Ansar-Marlin Bergerak Cepat Pulihkan Ekonomi Kepri

Featured

Satres Narkoba Polres Karimun Ungkap 12 Orang Tersangka,Termasuk ASN Dinkes Pemkab Karimun

Karimun

Ketua KPU Angkat Bicara, Kepper Ombudsman Minta Peristiwa Tidak Terulang kembali

Featured

Kebakaran 2 Hektare Perkebunan Kelapa di Inhil Berhasil Dipadamkan

Karimun

Bupati Karimun Resmi Buka Rakor Pimpinan PGRI Kabupaten Karimun

Featured

Pilkades 21 Desa Di Kepulauan Meranti Berjalan Dengan Lancar
error: Content is protected !!