Ratusan Pegawai Pemprov Riau Terpapar Covid-19

- Jurnalis

Senin, 30 November 2020 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Pemprov Riau memperketat protokol kesehatan antisipasi terhadap penularan COVID-19 di klaster perkantoran karena ada 400 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemprov Riau sudah terinfeksi.

“Sudah lebih dari 400 ASN terpapar COVID-19. Tak hanya ASN, tapi juga tenaga harian lepas,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Senin.

Menurut dia, dari ratusan pegawai yang terpapar itu, ada delapan orang yang meninggal dunia. Mayoritas pegawai yang terinfeksi sudah sembuh, sehingga ada puluhan lagi yang masih dirawat.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Provinsi Riau Gelar RDP bersama Mitra Kerja

“Ada 30 orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri yang disiapkan pemerintah setempat,” katanya.

Disinggung banyak ASN dan THL yang positif COVID-19 karena kurang pengawasan, Ikhwan Ridwan mengatakan, terkait hal itu Gubernur Riau sudah mengeluarkan surat edaran, yang mana untuk pengawasan dapat dilakukan kepala OPD masing-masing.

“Termasuk soal kegiatan, Pak Gubernur sudah ingatkan agar jangan melebihi dari 40-50 orang. Jika pun lebih, maka jaraknya harus disesuaikan dengan protokol kesehatan. Jadi untuk pengawasan itu diserahkan ke OPD masing-masing,” ujarnya.

Untuk itu, Ikhwan mengingat seluruh ASN dan THL Pemprov Riau untuk hati-hatian dan waspada, serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat bekerja di kantor maupun di rumah.

Baca Juga :  Mendagri Lantik Suhajar Diantoro Sebagai Pj Gubernur Kepri

Selain itu, Ikhwan juga kembali mengingatkan agar para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperketat protokol kesehatan dan pengawasan terhadap anggota-anggotanya. Sebab, kegiatan pengawasan terhadap ASN dan THL dibebankan kepada setiap pimpinan di OPD masing-masing.

“Jadi untuk pengawasannya memang diserahkan kepada kepala OPD masing-masing. Selain itu kebijakan work from home (WFH) sampai sekarang masih berlaku. Hanya saja jadwalnya bergantian untuk pegawai yang datang ke kantor,” katanya.**

(Joey)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional
Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli Antipremanisme, Kamtibmas Tetap Kondusif
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:06 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:49 WIB

Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:33 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:06 WIB

Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026

Berita Terbaru