Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Ribuan ekor Belangkas diselundupkan melalui 'pelabuhan tikus' | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-28933 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kepri / Riau

Selasa, 17 Desember 2019 - 20:39 WIB

Ribuan ekor Belangkas diselundupkan melalui ‘pelabuhan tikus’

Pekanbaru – Polda Riau menggagalkan penyelundupan 6.000 ekor belangkas yang akan dibawa ke luar negeri. Dua orang penyelundup ditetapkan sebagai tersangka.

“Dalam kasus ini ada dua tersangka inisial HS dan RS. Mereka berencana membawa belangkas ini ke luar negeri,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Selasa (17/12/2019).

Narto menjelaskan, ribuan belangkas ini diselundupkan melalui ‘pelabuhan tikus’ di perairan Tanjung Lebam Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Baca Juga :  Gempa M 6 Guncang Nusa Dua Bali

“Barang bukti belangkas ini dimasukkan dalam karung diangkut dengan truk,” kata Narto.

Belangkas ini, sambungnya, memiliki nilai ekonomis dengan harga mencapai Rp150 ribu hingga Rp 500 ribu per kilogramnya. Belangkas (Tachypleus gigas) termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia.

“Kondisi belangkas seluruhnya sudah mati, dan hari ini kita musnahkan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau di Pekanbaru,” kata Narto.

Kedua tersangka dijerat dengan UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara denda Rp 100 juta.

Baca Juga :  Urus Izin Kapal Ikan Dipermudah,Nanti Hanya ke KKP

“Pemusnahannya belangkas ini dengan cara dikuburkan,” kata Narto.

Belangkas merupakan satwa yang hidup di air payau di kawasan hutan mangrove. Satwa ini secara alami akan membantu mengurangi sampah yang terdampar di laut. Selain itu darahnya juga bisa berfungsi untuk kosmetik.*

(cha/idn)

Share :

Baca Juga

Batam

Musim Hujan, Amsakar Minta Camat Selalu Siaga Bencana

Featured

Bupati Lingga Ngadu ke Ketua DPRD Kepri

Kepri

Satpom TNI AU Lanud Hang Nadim Bersama Pihak Avsec dan PAM Bandara Gelar Ops Gaktib Waspada Wira Elang Triwulan III TA 2022

Kep Meranti

Bocah Tiga tahun Di Meranti Tewas Terseret Arus

Kep Meranti

Kunker ke 3T, Wabup Said Hasyim Dapat Kejutan

Riau

Polresta Pekanbaru Ucapkan Selamat Hari Juang Kartika ke-72

Kep Meranti

Bupati Asmar Resmikan Proses Belajar Mengajar Ponpes Baznas Riau di Desa Tenggayun Raya

Dumai

Desak Kejaksaan Meranti Usut PLN Selatpanjang Dan PT. Thoyyibatul Rizki Atas Dugaan Pemasangan BPBL Tidak Sesuai Spek
error: Content is protected !!