Seorang Pasien IGD RSUD Dabo Diduga Meninggal Dunia Akibat Covid-19

- Jurnalis

Senin, 16 November 2020 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingga – Berdasarkan informasi yang beredar di beberapa grup Aplikasi WhatsApp, seorang pria pasien IGD RSUD Dabo Singkep berinisial S (49) mengalami keluhan sesak nafas hingga menyebabkan meninggal dunia. Penyebab kematian Pasien tersebut diduga terinfeksi Covid-19.

Dari informasi yang diterima awak media dari beberapa group WhatsApp kabupaten lingga menerangkan, Almarhum berinisial S umur (49) tahun tersebut adalah salah seorang anggota prajurit aktif Mako Lanal Dabo Singkep.

Almarhum masuk ke RSUD Dabo dini pagi tepatnya Senin 16/11/2020 sekira pukul 07.30 wib akibat mengalami keluhan sesak nafas yang sangat berat. Kemudian dilakukan pemeriksaan rafid test dengan hasil reaktif dengan status pasien Suspect covid-19.

Baca Juga :  Covid-19 Terus Meningkat, Walikota Batam Perketat Prokes

Dari hasil tersebut, sehingga pasien, oleh pihak rumah sakit melakukan perawatan diruang Isolasi Pagoda, dan setelah di lakukan observasi di ruang Isolasi, pasien mengalami perburukan dan meninggal dunia pada pukul 12.14 wib. 

Lebih lanjut diterangkan, Almarhum pasien berinisial S tersebut diketahui sebelumnya melakukan perjalanan ke Batam, dan kisaran satu pekan lalu tepatnya pada tanggal 11 November 2020 pasien sempat melakukan pemeriksaan kesehatannya di UGD RSUD Dabo dengan keluhan Demam tinggi. Sehubungan dengan status pasien merupakan kasus probable, sehingga pemulasaraan jenazah di tatalaksanai sesuai Protokol Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Wirawan saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan, “Wa’alaikum salam, betul pak, pasien Suspect meninggal dunia tetapi hasil Swab nya belum ada. Sesuai SOP untuk kasus Probable, penanganan jenazah dilaksanakan sesuai protokol covid,” Jelasnya, sekira pukul 16.12 wib.

Baca Juga :  Tim Yustisi Pemburu Teking Covid-19 Razia Tempat Keramaian

Lebih lanjut Wirawan menjelaskan, terkait jenazah almarhum pasien, miskipun hasil Swab belum ada namun pelaksanaan pemakamannya akan dilakukan secara protokol covid.

“Iya, karena jenazah tidak bisa menunggu lama maka harus segera di makamkan, dan nant akan rilis di siaran pers ya pak, jawab Wirawan.

Hingga berita ini diunggah, pihak Mako Lanal Dabo Singkep belum bisa dikonfirmasi wartawan terkait permasalan tersebut.*

(Ari)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WIB

Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Berita Terbaru