banner 200x200

Home / Batam / Featured / Liputan Kriminal

Sabtu, 21 Mei 2016 - 14:08 WIB

Suami dengan Sadar Praktikkan Permainan Intim 3 in 1

Liputankepri.com,Batam – Praktik mempertontonkan pornografi yang dilakukan pasangan suami istri, ‎A (33) dan L (31) terhadap konsumen bisa dibilang langka dalam bisnis prostitusi.

Namun, pihak Polres Metro Jakarta Selatan mengklaim bahwa pasangan itu normal dan tidak ada gangguan kejiwaan.

Padahal, pada saat mempertontonkan aksi pornografi tersebut, pelanggan yang membayar Rp 800.000 bisa langsung ikut ambil bagian dalam tindakan asusila tersebut.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan penyidik, saat pemeriksaan tidak perlu didampingi oleh psikiater.

“Pasangan ini normal kok. Penyidik sudah bilang alasan mereka itu adalah faktor ekonomi. Bahkan tersangka mengaku tidak nyaman saat mempertontonkan atau melakukan tindakan persetubuhan three some dengan pelanggannya,” kata Purwanta saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5/2016).

L yang bekerja di sebuah perusahaan elektronik itu tampak begitu gendut. Ternyata dia sedang hamil anak ketiganya.

“Tersangka L memang sedang hamil. Tapi kami tidak tahu anak siapa dan berapa bulan. Kami terus dilakukan pengembangan atas kasus tersebut,” ucapnya.‎

Seperti diberitakan sebelumnya, j‎ajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap sepasang suami istri yang melakukan mempertontonkan tindakan pornografi dan tindakan prostitusi dengan cara three some kepada para pelanggannya.Para pelaku yang sudah melakukan tindakan asusila itu ditangkap di sebuah Apartemen Gateway, Pertukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (19/5) malam.

Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murgianto mengatakan pasangan suami istri itu yaitu A (33) dan L (31).

Baca Juga :  Polda Kepri Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2019

Dengan memanfaatkan iklan online yang tidak sembarangan bisa dibuka oleh masyarakat, pelaku menjajakan tindakan pornografi secara langsung. Bahkan, jika ada pelanggan yang ingin menikmati secara langsung tubuh dari L maka diperbolehkan.

“Mereka (tersangka-red) merupakan suami istri. Tersangka menawarkan tontonan berhubungan badan, bahkan pelanggannya bisa menonton secara langsung. Lalu pelanggan juga bisa ambil bagian untuk berhubungan dengan salah seorang tersangka dengan tarif Rp 800.000,” kata Murgianto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (20/5).

Pria tega menjual istrinya sendiri. Padahal, saat melakukan tindakan asusila itu atau hubungan badan dengan pelanggan, L merasa tidak nyaman.
Apalagi, dalam proses tindakan tidak terpuji itu direkam dan difoto oleh tersangka A.

Baca Juga :  Bupati Karimun Serahkan SK Honorer di Stadion Mini Kundur

Dalam, sebulan para pelaku berhasil mendapatkan pelanggan sebanyak empat orang lelaki hidung belang.

Belum diketahui, anak dalam janin perempuan berambut panjang itu dari suaminya atau dari klien yang telah menggunakan jasa untuk melampiaskan nafsu seksualnya.

“Uang hasil tindakan itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena suaminya tidak bekerja, sedangkan istrinya karyawati di sebuah perusahaan bidang elektronik tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena mereka mempunyai dua anak yang masih kecil. Sebulan dari bisnis prostitusi itu tersangka bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 2 juta,” ungkapnya.

Kini dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 1,5 juta, satu botol pelumas durex, pakaian dalam pria dan wanita, tiga hp, kondom , serta foto dan video pertunjukan seks.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 34 dan 36 UU No 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman 10 tahun penjara.
“Terkait undang-undang perdagangan orang ini kita masih kembangkan,” ungkapnya.**

Share :

Baca Juga

Batam

Bersama REI Batam, Wali Kota Batam Muhammad Rudi Ikuti Jalan Santai dengan Warga

Featured

Satlantas Polres Karimun Gelar Pengecekan Knalpot Racing di Sejumlah Toko dan Dealer

Featured

Rapat EKPPD Resmi Dibuka Oleh Sekda Provinsi Kepri

Batam

Empat Pejabat Bea Cukai Batam Jadi Tersangka

Karimun

Ratusan Warga Tionghoa Pertanyakan Kasus Billy CS

Featured

Polres Meranti kembali Gelar Anjangsana dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77

Batam

Ditawari Foto Model, Fotografer ini Akui Tiduri 10 ABG

Featured

Kepala BPH Migas sebagai Dirjen Ketenagalistrikan
%d blogger menyukai ini: