Tegakkan UU Kepabeanan, Bea Cukai Indonesia dan Malaysia Gelar Patkor Kastima 2017

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2017 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​liputankepri.com, Karimun – Tingginya arus lalu lintas kapal di wilayah Selat Malaka mengharuskan Bea dan Cukai meningkatkan penegakan terhadap pelanggaran Undang-Undang Kepabeanan. Pasalnya masih meningkatnya potensi diwilayah perairan internasional tersebut.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, saat menyampaikan siaran pers pada pembukaan Patkor Kastima di Pangkalan Sarana Operasi Tipe A, Kanwil DJBC khusus Kepri, Tanjungbalai Karimun, Kamis (7/9/2017)

Dalam rangka memperketat pengawasan modus pelanggaran yang terjadi, Bea dan Cukai melakukan patroli secara terkoordinasi dengan institusi kepabeanan negara lain yaitu Jabatan Kastam Diraja Malaysia dengan istilah Operasi Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Operasi Patkor Kastima).

Hal ini juga merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan instruksi Presiden RI untuk mengantisipasi tindak penyelundupan. Kegiatan yang digelar pada tahun ini merupakan Operasi Patroli Laut Bea Cukai tahunan yang ke 23, di buka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjungbalai Karimun, Kamis (7/9/2017).

Heru Pambudi mengungkapkan, bahwa Patkor Kastima ini merupakan bukti eratnya hubungan bilateral dalam bidang kepabeanan, yang terbangun sejak tahun 1994.

“Operasi kali ini merupakan operasi terkoordinasi antara Bea Cukai Indonesia dan Bea Cukai Malaysia. melibatkan dua negara dinilai sangat penting bagi kondisi geografis Selat Malaka sebagai salah satu jalur penting perdagangan dunia, perlu sinergitas yang baik antara Indonesia dan Malaysia dalam mengamankan Selat Malaka dari tindakan yang merugikan dan mengancam kedua negara,” ungkap Heru.

Heru mengatakan, dalam operasi kali ini, Kastam Diraja Malaysia mengerahkan 9 kapal patroli. Sementara Bea Cukai Indonesia mengerahkan 10 kapal patroli, terdiri dari 4 speed boat, 5 fast patrol boat 28 meter dan 1 fast patrol boat 60 meter.

“Kapal-kapal tersebut akan beroperasi pada lima sektor di wilayah Indonesia, yaitu perairan Kuala Langsa, Belawan, Tanjungbalai Asahan, Tanjung Sinaboy, Tanjung Parit hingga Batam. Sementara  di wilayah Malaysia sektor operasi dimulai dari perairan Langkawi, Pulau Pinang, Lumut, Pelabuhan Klang, Port Dickson, Muar hingga Sungai Pulai,” terangnya

Menurut Heru, selain melaksanakan patroli internal dan Patkor Kastima, Bea dan Cukai juga meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan semua pihak yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut, anatara lain TNI, Polri, Bakamla, Kementian Kelautan dan Perikanan, Kementrian Perhubungan. Serta Operasi Nusantara dalam rangka penegakan hukum terhadap narkotika, sperti BNN dan Polri.

“Salah satu sinergitas dan koordinasi yang dilaksanakanDirjen Bea dan Cukai dengan lembaga lain, adalag dengan ditegahnya kapal Wandeslust yang mengangkut sabu seberat 1 ton oleh patrloli Bea dan Cukai atas kerja sama dengan TNI, Polri dan BNN,” jelas Heru.

Heru menambahkan, penindakan Bea dan Cukai dilaut kian menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Terbukti dari tahun 2012 hingga 2017 jumlah penindakan terhadap pelanggaran di laut terus meningkat.

“Dalam kurun waktu tersebut Bea dan Cukai melakukan 1.268 penindakan. Untuk Patkor Kastima 2016 yang dilakukan selama 28 hari, melakukan penindakan 32 kasusterdiri dari komoditi bahan makanan pokok, barang elektronik, balpress, amonium nitrate, ekspor timah, kayu, hasil laut serta narkotika dan psikotropika,” pungkas Heru. (cp)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Kapolsek Kampar Kiri Cek Langsung Penanaman Jagung Kuartal Kedua
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:17 WIB

Kapolsek Kampar Kiri Cek Langsung Penanaman Jagung Kuartal Kedua

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Berita Terbaru