class="wp-singular post-template-default single single-post postid-16044 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Karimun / Liputan Kriminal

Jumat, 23 Maret 2018 - 15:51 WIB

Tim Gabungan WFQR Tangkap Tiga Kapal Bermuatan Ilegal di Perairan Batam

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Tim Gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang Koarmabar dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam menangkap tiga kapal yang mengangkut barang ilegal.

Ketiga kapal berbendera Indonesia tersebut ditangkap di Sungai Lekop Sagulung Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/3/2018).

“Tim Gabungan WFQR IV yang menggunakan Patkamla Sea Rider 1 berhasil menangkap tiga kapal berbendera Indonesia yakni, KM. Eka Wijaya, KM. Doa Ibu dan KM. 1 Putra 2 Putri,” ujar Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (22/3/2018).

Baca Juga :  Penjelasan Polda Riau Terkait Temuan 9 Mayat di Perairan Selat Malaka

Menurut Eko, ketiga kapal tersebut ditangkap karena mengangkut barang ilegal, antara lain barang elektronik, pakaian, perlengkapan olahraga (busur), barang-barang bekas dan guci.

Selain itu, kapal juga berlayar tanpa dilengkapi dokumen yang sesuai antara lain SPB yang tidak berlaku dan tidak memiliki surat manifest muatan dan surat standar muat barang dari pelabuhan. ketiga kapal tersebut tidak sesuai dengan riil dilapangan,” kata Eko.

Berdasarkan dugaan pelanggaran tersebut selanjutnya ketiga kapal KM. Eka Wijaya, KM. Doa Ibu dan KM 1 Putra 2 Putri beserta muatan dan ABK kapal dikawal Patkamla Sea Rider 1 menuju Lanal Batam, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  BPOM Kepri Temukan 27 Merek Produk Sarden Posistif Mengandung Cacing Parasit

Eko juga menegaskan bahwa Tim gabungan WFQR IV akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk kegiatan ilegal terutama di wilayah kerja Lantamal IV Tanjungpinang.

“Kita lakukan semua ini sebagai upaya untuk meminimalisasi masuknya barang-barang illegal ke wilayah Kepri,” tuturnya.(red)

 

Share :

Baca Juga

Featured

Budiman: Bisnis Sapi BUMD Gagal, Selain Penyertaan Modal Tidak Sesuai Perencanaan, Pembeli Berutang Mecapai Ratusan Juta

Karimun

Sambut HUT Bhayangkara Ke 76, Kapolres Karimun Salurkan Bantuan Sosial

Batam

PSBB Batam Batal,Terapkan Karantina Per Kecamatan

Bintan

Lima Resort di Kawasan Wisata Lagoi tercemari Limbah Minyak Hitam

Featured

Korupsi Dana Bansos,Mantan Anggota DPRD Batam Divonis 1,4 Tahun

Featured

Bupati Lingga Larang ASN Ajukan Pindah Tugas

Featured

BP Batam Pastikan RSBP Tetap Layani Pasien BPJS

Karimun

Yosli: LPG 3 Kg Selesai Pendistribusiannya
error: Content is protected !!