banner 200x200

Home / Featured / Tanjungpinang

Senin, 17 Oktober 2016 - 16:42 WIB

Tim WFQR-4 Lantamal IV Tangkap Kapal Barang Selundupan Berbendera Singapura

“Awalnya dari kecurigaan speed boat, karena kelebihan muatan. Lalu dilakukan pemeriksaan dan diketahui pengangkutan barang itu tanpa ada dokumen. Lalu dilakukan penyelidikan dan ditangkap kapal”

 

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 unit Jatanla Lantamal IV menangkap kapal dan speed boat penyelundup di perairan Sekupang, Minggu (16/10) dini hari. Dua kapal ini mengangkut barang dari Pelabuhan Jurong Singapura menuju Tanjungriau, Sekupang.

 Dari kapal bernama LCT Toll Emperor berbendera Singapura dan speed boat tanpa nama ini, petugas mengamankan barang elektronik, barang pecah belah, serta furnitur, seperti lemari dan sofa.

Kapal ini diketahui mengangkut barang tanpa dilengkapi dokumen, serta muatan barang-barang dari Singapura tersebut tidak ada dalam daftar manifest muatan.

Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo mengatakan penangkapan kapal penyelundup ini berdasarkan kecurigaan petugas. Penyelundupan ini memiliki modus membongkar muatan dari kapal menuju speed boat kecil pada malam hari.

Baca Juga :  Waspadai,! Beras Oplosan Marak di Karimun

“Awalnya dari kecurigaan speed boat, karena kelebihan muatan. Lalu dilakukan pemeriksaan dan diketahui pengangkutan barang itu tanpa ada dokumen. Lalu dilakukan penyelidikan dan ditangkap kapal” ujar Ivong.

Dari speed boat dan kapal, petugas mengamankan nahkoda bernama Adrian Ersa, dan 15 ABK warga negara Indonesia (WNI). Kapal beserta barang ilegal tersebut diketahui milik warga negara Singapura bernisial HM.

“Pemiliknya (barang dan kapal) warga Singapura. Dan sedang kita lalukan penyelidikan kepada pemiliknya,” tegas Ivong.

Dari pengakuan para ABK, barang yang diangkut speed boat tersebut seluruhnya berasal dari kapal LCT Toll Emperor. Kemudian barang itu diangkut menuju pelabuhan tikus di kawasan Tanjung Riau. Dugaan, aksi pemyelundupan tersebut sudah kerap dilakukan.

Baca Juga :  TNI AL Luncurkan KRI Bontang

“Dugaan memang akan dijual ke Batam. Dan kapalnya kita amankan di dermaga Sekupang. Untuk barang hasil tangkapannya akan kita koordinasikan dengan pihak Bea Cukai,” terangnya.

Ivong menegaskan pihaknya akan terus gencar memberantas penyelundupan khususnya di perairan Batam. Dengan mengerahkan seluruh tim patroli ke lokasi yang dianggap rawan transaksi barang penyelundupan.

“Baik siang dan malam kita terus lakukan patroli dan memperketat pengawasan. Karena perairan Batam salah satu lokasi rawan penyelundupan,” pungkasnya.(opi)

Share :

Baca Juga

Featured

Bawang Merah Ilegal Banjiri Dumai

Featured

Beli 1 Kg Sabu dan 8000 Pil Ekstasi,Ditres Narkoba Polda Riau Bekuk 4 Orang Saat Transaksi

Bintan

Dinas Pariwisata Bintan Gelar Ironman 70,3 Tahun 2018 di Lagoi

Batam

Dua Warga Batam Hilang di Dam Tembesi Batam

Kepri

KLM Surya Mentari II Tenggelam di Perairan Pulau Sayak

Featured

Pemprov Kepri Targetkan PAD 2017 Sebesar Rp 1,1 Triliun

Tanjungpinang

Bea Cukai Tanjungpinang Hibahkan 880 Kg Beras Kepada Pemko Tanjungpinang
Ilham Fajaramadani: Akses Jalan Semenisasi Memudahkan Kami Untuk Datang Lebih Awal

Featured

Ilham Fajaramadani: Akses Jalan Semenisasi Memudahkan Kami Untuk Datang Lebih Awal
%d blogger menyukai ini: