Tim WFQR Tangkap Kapal Penyelundup dari Singapura

- Jurnalis

Sabtu, 11 Februari 2017 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Kepulauan Riau menangkap satu kapal penyelundup. Kapal masuk ke perairan Indonesia dengan modus memadamkan lampu.

Komandan Lantamal IV S Irawan mengatakan kapal kayu KM Salwana Ivana I ini ditangkap tim TNI AL di wilayah perairan Teluk Jodoh, Batam, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Kapal tersebut ditangkap tim Western Fleet Quick Response 4 Unit Jatanrasla, yang dipimpin Mayor Laut (T) Rudi Amirudin.

Dari hasil pemeriksaan, kapal itu diketahui bermuatan biji cokelat sebanyak 368 karung dengan berat sekitar 13 ton. Ada juga panci buatan Cina, alat listrik NCB, trafo, lampu, termos, piring, keramik, dan sejumlah barang dapur buatan China. Ada juga cat merek Jotun sejumlah 36 drum.

“Kita sudah mengamankan nakhoda inisial M dan dua orang lagi inisial M dan A. Modusnya mengelabui pantauan petugas kapal berlayar tanpa menggunakan navigasi sehingga menimbulkan kecurigaan,” kata Irawan, seperti yang dilansir tigapilarnews Jumat (10/2/2017).

Dugaan pelanggaran dilakukan dengan memanipulasi tonase. Izinnya 6 GT, namun kapasitas kapal 25 GT. Kapal tersebut mengeluarkan barang dari kawasan FTZ tanpa dokumen pemberitahuan persetujuan pengeluaran barang untuk menghindari pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen dari harga barang.

“Diduga barang-barang tersebut dibawa dari Singapura diselundupkan masuk ke wilayah Batam melalui pelabuhan tikus. Saat ini kapal untuk dibawa ke Mako Lantamal IV di Tanjungpinang,” ujar Irawan..

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terbaru