class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268282 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Kepri

Senin, 7 September 2026 - 15:17 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 240 Cartridge Vape Diduga Narkotika Jenis Baru

Karimun – Upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika melalui jalur laut kembali digagalkan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di wilayah Kepulauan Riau. Sebanyak 240 cartridge vape merek Bomb diamankan setelah sebuah speed boat mencurigakan dikejar petugas di perairan sekitar Pulau Manteras Besar Kepulauan Riau.

Pengungkapan tersebut dilakukan Pusat Intelijen TNI AL (Pusintelal) bersama Tim Quick Response Region Command (QRRNC) IV Lanal Tanjung Balai Karimun pada Sabtu (6/9/2026).

Namun, peringatan itu tidak diindahkan. Speed boat justru menambah kecepatan dan berusaha menjauh dari kejaran petugas. Sekitar pukul 21.30 WIB, tim melihat awak speed boat membuang sebuah barang dari bagian buritan.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Sekretaris Anggota Wantimpres

Petugas kemudian memutuskan menghentikan pengejaran untuk mengambil barang yang dibuang tersebut. Sementara itu, speed boat terus melaju hingga akhirnya menghilang dari pantauan.

Setelah barang berhasil diamankan, petugas melakukan pemeriksaan awal. Salah satu paket diketahui berisi cartridge vape merek Bomb sebanyak 60 unit yang dikemas menggunakan plastik bening.
Dari keseluruhan paket yang ditemukan, jumlah cartridge diperkirakan mencapai 240 unit.

Barang tersebut selanjutnya diduga mengandung narkotika jenis baru. Meski demikian, kepastian mengenai kandungan barang masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Barang bukti telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kandungan dan jenis zat yang terdapat di dalam cartridge tersebut,” demikian keterangan TNI AL.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Pemkab Jembrana, Rudi Ungkap Tips Majukan Daerah

Seluruh barang bukti kini telah dibawa dan diamankan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK).

TNI AL masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul barang serta pihak yang diduga berkaitan dengan speed boat yang melarikan diri.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya TNI AL memperketat pengawasan jalur laut, khususnya wilayah perairan Kepulauan Riau yang memiliki banyak jalur keluar-masuk kapal dan rawan dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan.**

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Batam

Nurdin Basirun:Beasiswa untuk Anak yang Pintar dan Hafal 1 Juz Al Quran

Batam

Seorang Pemancing Terjatuh di Perairan Wisata Batam

Featured

Dalam Rangka HUT Kepri ke-16,Pemprov Kepri Gelar Zikir Akbar

Berita

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Berita

Masuk ke Mapolres Solok, Suhu Tubuh Diperiksa

Karimun

HUT RI KE-77, Kabag Ops Polres Karimun Bertindak Sebagai Perwira Upacara

Batam

Judi Berkedok Gelper Masih Marak di Batam
error: Content is protected !!