TPI Evaluasi Satker WBK/WBBM di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau

- Jurnalis

Selasa, 20 April 2021 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Pengunggahan Data Dukung Lembar Kerja Evaluasi (Daduk LKE) Satuan Kerja Pembangunan ZI WBK/WBBM di lingkungan Kemenkumham telah berakhir pelaksanaannya pada tanggal 18 April 2021 lalu.

Selanjutnya, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkumham selaku Tim Penilai Internal (TPI) akan melaksanakan Desk Evaluasi sebelum dilaksanakannya Panel TPI untuk pengusulan satker ke Tim Penilai Nasional (Kemenpan-RB).

Desk Evaluasi TPI pada satker di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau dilaksanakan Inspektorat Wilayah II Itjen Kemenkumham mulai tanggal 20 sampai 27 April 2021.

Dalam sambutannya, Inspektur Wilayah II Itjen Kemenkumham, Icon Siregar, menyampaikan bahwa inti dari pembangunan ZI WBK/WBBM adalah terlaksananya pembaharuan dan peningkatan kualitas layanan publik.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Bimtek Penerapan SPPT TI dan Aplikasi SDP Publik

Selain itu harus juga disertai inovasi dan kreatifitas yang dapat berguna bagi masyarakat banyak dan organisasi. “Sebagai instansi pelayan publik sudah menjadi kewajiban kita dalam mewujudkan Zona Integritas WBK/WBBM di satuan kerja masing-masing. Satuan kerja yang bebas dari korupsi dan pungutan liar,” ucap Icon kepada jajaran Kanwil Kemenkumham Riau yang hadir di ruang rapat Kakanwil, Selasa (20/4).

Icon berpesan pula kepada seluruh satker yang mengikuti pembukaan Desk Evaluasi TPI ini secara virtual, untuk mempersiapkan dan menyajikan Daduk LKE serta mempersiapkan diri dalam wawancara, pemaparan kepala satker, yel-yel, dan penampilan maskot juga menghadirkan duta layanan.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham Riau Adakan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan

Dilanjutkan dengan pemaparan Desk Evaluasi TPI yang disampaikan Pengendali Teknis Tim Evaluasi, Erie Wijaya, yang menyampaikan bahwa syarat nilai LKE penetapan satker WBK adalah 75 dan WBBM sebesar 85 dari skala 100.

“TPN masih menemukan adanya inovasi layanan yang bersifat formalitas pemenuhan WBK/WBBM saja, bukan benar-benar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dapat lagsung dirasakan oleh masyarakat,” kata Erie.

Ia menjelaskan faktor kegagalan satker meraih predikat WBK/WBBM. Setelah dilaksanakan pembukaan kegiatan, TPI direncanakan memeriksa kelengkapan daduk LKE selama dua hari kedepan, dan setelahnya dilanjutkan dengan wawancara seluruh satker.**

(Ura/rls)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Batam Magnet Investasi Nasional: Investasi Riil Capai Rp69 Triliun
Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
PT TIMAH Tbk Hadir di Tengah Umat, Bantu 52 Rumah Ibadah Sepanjang Tahun 2025
PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti untuk Jaga Ekosistem Pesisir

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:39 WIB

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:42 WIB

Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Berita Terbaru