class="wp-singular post-template-default single single-post postid-255395 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Tekno

Minggu, 14 Juli 2024 - 10:21 WIB

Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomis, Marlin Agustina Buka Pelatihan Pilah Sampah

Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kota Batam, Marlin Agustina membuka Pelatihan Pilah Sampah di Aula Kelurahan Setokok, Jumat (12/7/2024).

Pelatihan dilakukan dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga untuk menjadi bernilai ekonomis.

Kegiatan ini, mengusung tema “Pengelolaan Sampah Organik melalui Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) Dalam Rangka KIE Pengurangan Sampah” bersama tim penggerak PKK Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut Marlin mengatakan bahwa pelatihan pilah sampah ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Dari kegiatan ini, sudah banyak masyarakat yang telah mendapatkan dampak ekonomi dari sampah.

Baca Juga :  BP Batam Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran KPLI Kabil

Termasuk Marlin Agustina sendiri yang telah mengumpulkan hingga puluhan juta di rekening bank sampah dari hasil pilah sampah.

“Ini saya kumpulkan dari sampah rumah tangga yang saya pilah-pilah. Seperti botol minuman dan botol-botol lainnya. Alhamdulillah memberikan dampak ekonomi yang uangnya bisa saya gunakan untuk kegiatan sosial di masyarakat,” ujar Marlin.

Untuk itu, Marlin mengajak masyarakat di Kelurahan Setokok untuk bisa serius mengikuti pelatihan ini dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan. Dimana, dalam pelatihan pilah sampah ini, masyarakat akan dikenali dengan budidaya maggot.

Maggot sendiri merupakan larva lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF) berukuran antara 0,3 cm sampai 1,5 cm. Maggot tidak membawa patogen dan tidak memiliki gigi, sehingga tidak menularkan penyakit.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, PT Timah Gelar Berbagai Pelatihan

Sumber makanan Maggot adalah sampah dapur, sampah pasar berupa sayur dan buah, hingga sampah organik pabrik. Belakangan maggot makin populer untuk pakan ternak, seperti burung, ayam, bebek, bahkan ikan.

Setiap, 10.000 ekor maggot, mampu mengurai habis sampah organik sebanyak 1 kg dalam sehari. Sehingga budidaya Maggot akan membantu persoalan menumpuknya sampah sekaligus menjadi peluang untuk menambah pemasukan bagi masyarakat.

“Dari budidaya Maggot ini, tidak hanya membantu pemerintah mengurangi sampah, tapi juga bisa menambah penghasilan bapak dan ibu kedepannya,” tutup Marlin. (*)

 

Reporter: HMS 

Editor: Ura 

Share :

Baca Juga

Bengkalis

APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2024 Masih di Audit BPK

Batam

Perumahan Citra Batam Banjir, diduga Limpahan Pollux Meisterstadt Apartemen

Batam

Ranperda APBD Tahun Anggaran 2024 Kota Batam Disetujui untuk Dibahas

Bengkalis

TP PKK Kelurahan Rimba Sekampung Raih Penghargaan PKK Tingkat Kecamatan Bengkalis

Batam

Anjing Pelacak K-9 Bea Cukai Batam Berhasil Temukan Sabu Dalam Barang Kiriman

Berita

Sungai Kali Wae Mese Tercemar Limbah, Diduga dari PT. Menara Armada Pratama

Advertorial

BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal

Berita

Wakil Bupati H. Asmar Ikuti Rapat Paripurna Pembentukan Susunan Perangkat Daerah dan Penyampaian Ranperda Inisiatif DPRD Tentang Meranti Sehat
error: Content is protected !!