Wagubri Marlin Prioritaskan Vaksin Untuk Tenaga Pendidik

- Jurnalis

Rabu, 31 Maret 2021 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang – Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina menyatakan Kepri siap menyambut aktivitas sekolah tatap muka secara terbatas. Rencananya mulai Juli nanti pemerintah merencanakan sekolah tatap muka dimulai dengan berbagai ketentuan yang ada.

“Ini mengembalikan aktivitas anak-anak sesuai koridornya yakni mendapatkan pendidikan dan mencegah kegiatan negatif. Tentu kita sesuaikan dengan kondisi dan ketentuan yang ada,” kata Marlin saat Video Conference Pengumuman SKB 4 Menteri di Graha Kepri, Kota Batam, Selasa (30/3).

Untuk menyukseskan aktivitas ini, Wagub Marlin langsung minta prioritas vaksin untuk tenaga pendidik. Termasuk anak-anak yang sudah mencapai usia vaksin, yaitu mereka yang berumur mulai 16 tahun.

Tentu prosesnya nanti, kata Marlin harus tetap dengan patuh pada protokol kesehatan. Agar aman dan tidak muncul klaster baru akibat sekolah tatap muka dibuka.

Baca Juga :  Wagub Kepri Bersilaturahmi bersama Uspika Se-Kabupaten Natuna

Marlin menyebutkan bahwa dia mendapat keluhan dari emak-emak terkait tingkat kebosanan anak-anak yang ikut sekolah daring. Karena itu dengan akan dilaksanakan sekolah tatap muka, Marlin sangat menyambut baik.

Pada vicon yang membahas Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 itu, Wagub Marlin didampingi Kadis Pendidikan Muhammad Dali. Vicon itu menghadirkan langsung empat menteri. Yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Mendikbud Nadiem menyampaikan bahwa saat ini sudah boleh dilakukan tatap muka terbatas seperti tiga kali pertemuan dalam satu minggu. Tentu dengan membatasi jumlah siswa didalam ruangan kelas dan jam belajar yang dibatasi juga, karena sebagai persiapan dan acuan.

Baca Juga :  Wagub Marlin, Konjen Jepang Sebut Batam Luar Biasa

“Target Juli 2021 seluruh sekolah harus sudah tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dibantu tenaga pendidik itu sendiri,” kata Nadeim.

Sementara Menkes Budi menyampaikan bahwa vaksinasi untuk tenaga pendidik sudah dimulai dari Maret 2021 dan akan terus berkoodinasi dengan pihak terkait. Memang menurut Budi, vaksin untuk anak belum ada, baru dimulai dari usia 16 tahun karena berdasarkan ahli apabila anak terkena Covid-19 akan sembuh dengan sendiri yang memiliki imun kuat.***

(Ura/Komhumas)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Berita Terbaru