class="wp-singular post-template-default single single-post postid-22218 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Kep Meranti / Kesehatan / Nasional

Selasa, 15 Januari 2019 - 12:43 WIB

Warga Desa Gemala Sari Keluhkan PAMSIMAS Tidak Di Fungsikan

LIPUTANKEPRI.COM,Meranti – Program nasioal penyediaan minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) Ke-III di Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti dikeluhkan sejumlah warga.

Pasalnya, proyek yang merupakan salah satu program pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesa atau kelurahan dan meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat dengan membangun atau menyediakan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,Senin 14/01/2019.

HF (43) warga setempat berserta sejulmah masyarakat lainya saat berbincang bincang kepada media ini minggu lalu di salah satu pelabuhan dikota selatpanjang, sangat disayangkan proyek yang dibiayai melalui Anggaran APBD anggaran tahun 2017, senilai ratusan juta dan ditambah lagi 10 persen dari dana ADD, sia-sia dan tidak bisa bermanfaat.

Baca Juga :  112 Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Wisuda

“Sejak awal dikerjakan pada tahun 2017 lalu hingga tahun 2019 ini, Pasimas didesa kami tidak kunjung di serah terima, lantaran akses atau pipa saluran air kerumah warga tidak dikerjakan, selain itu mesin dan tengki air juga tidak dipasang,” kata sumber.

“Menurut infomasi yang kita dapat terkait hal ini kepala desa sudah bekali kali-kali, namun pak kades tidak menangapi dan mengindahkan panggilan, singga sampai saat ini permasalahan pasimas melum membawa titik terang,” jelas sumber.

Lanjutnya, mereka juga sangat mengharapkan melalui media ini bisa menyampaikan keluhan-keluhan warga kepada pemerintah daerah,provinsi serta pemerintah pusat, agar mendapat perhatian serius hal tersebut, agar segera turun langsung memantau ke tempat pelaksanaan proyek tersebut dan memangil yang bersangkutan.

Baca Juga :  Wabup Meranti Himbau Masyarakat Lengkapi Surat Dan kelengkapan Kenderaan Sebelum Berkendara

“Program pemerintah untuk masyarakat jelas-jelas tidak dapat dirasakan lantaran dikerjakan asal-asalan dan terkesan dijadikan tempat pencucian uang untuk mencari keuntungan lebih untuk kepentingan pribadi, kelompok (koorporasi) tanpa mengutamakan kwalitas dan kwantitas,”Tutup sumbet.

Sekdes desa Gemala Sari “Irfan” ketika dikonfirmasi melalui via telpon membenarkan bahwa pasimas tersebut belum bisa difungsikan.

“Ya, belum dipungsikan, kemaren kendalanya kualitas air tidak bagus, untuk lebih jelasnya lagi konfirmasi sama pak kades karena dia lebih tau,” kata Irfan.

Sementara itu kepala Desa Gemala Sari”Syaiful” ketika dikonfirmasi media ini berkali kali di telpon tidak diangkat begitu pula ketika dilayangkan pesan singkat tak kunjung ada jawaban hingga berita ini diterbitkan.(Tmy)

Share :

Baca Juga

Karimun

Sri Mulyani Berjanji Tak Akan Persulit Pengusaha di Kepri

Batam

Terjebak Badai di Selat Bangka,Dua ABK Tugboat Tujuan Batam Hilang

Liputan Kriminal

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Narkoba Shabu Seberat 67 Gram & 15 Butir Ekstasi Di Bangunan TK
Presiden RI Jokowi

Berita

Presiden RI Akan Serahkan SK TORA & Sertifikat Tanah Di Pontianak

Batam

Satu Lagi, WNI dari Singapura Masuk Batam Terinfeksi Virus Corona

Berita

Melaju ke Semifinal Piala Gubernur, Laga Penutup Group D Meranti Pesta 6 Gol ke Gawang Inhil

Featured

Sampai Saat ini,Petugas Belum Menemukan Adannya Narkoba di Kapal Da Wei

Featured

Begini Suasana Gelar Perkara Ahok di Mabes Polri
error: Content is protected !!