Mesin PLTD Carok Kembali Beroperasi

- Jurnalis

Sabtu, 10 September 2016 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Sebenarnya, kita masih menjadwalkan pemadaman secara bergiliran. Tapi Alhamdulillah, didukung cuaca yang tidak panas sehingga pemadaman dapat diminimalisir ke pelanggan besar saja,” ujarnya.

 

Liputankepri.com,karimun – Pemadaman bergilir yang dilakukan PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun selama 10 hari belakangan, berakhir sudah. Menyusul dua unit mesin PLTD Bukit Carok yang mengalami kerusakan, sudah beroperasi kembali, Jumat (9/9) kemarin.

 “Benar, kedua mesin yang rusak sudah beroperasi semula. Sehingga, defisit daya 3 megawatt teratasi. Malahan, dengan kembalinya dua unit mesin tadi, mengalami surplus daya 1,1 megawatt,” ungkap Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain.

Meski listrik sudah kembali normal, Fauzar tetap mengimbau kepada pelanggan PLN untuk berhemat energi. Fauzar mengaku bersyukur karena perbaikan mesin PLTD yang mengalami kerusakan tidak memakan waktu begitu lama.

“Sebenarnya, kita masih menjadwalkan pemadaman secara bergiliran. Tapi Alhamdulillah, didukung cuaca yang tidak panas sehingga pemadaman dapat diminimalisir ke pelanggan besar saja,” ujarnya.

Adapun dua unit mesin PLTD yang terjadi kerusakan, pertama mesin MAK tube injection dan exhauts cylinder head, kemudian kedua Allen pada liner dan cylinder head. Sehingga, harus mengambil komponen keluar daerah yang membutuhkan waktu beberapa hari.

“Jadi total keseluruhan daya listrik 25 Megawatt, ketika beban puncak 23,9 Megawat tergantung kondisi cuaca,” ucapnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Berita Terbaru