Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Korban Yang Mengapung di Waduk Sei Ladi Identitasnya Terekam di Kantor Disdukcapil Batam | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18496 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Peristiwa

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:41 WIB

Korban Yang Mengapung di Waduk Sei Ladi Identitasnya Terekam di Kantor Disdukcapil Batam

Liputankepri.com,Batam – Taban Musadi alias Edi (30), yang ditemukan mengapung terikat tali berpemberat di waduk Sei Ladi Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (4/7/2018) lalu ternyata identitasnya terekam di Kantor Dinas Pendidikan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam.

Bahkan berdasarkan data korban yang terlihat dalam data rekaman E-KTP di Disdukcapil Kota Batam, korban tinggal di Perum Indootri, Blok E nomor 22, RT 03 RW 07, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepri bersama Paryudi yang merupakan bapak angkat korban.

“Selain terekam di kartu ATM yang ditemukan disakunya, berdasarkan data Disdukcapil alamat korban sama persis dengan Pak Paryudi, yang merupakan tetangga korban dan sekaligus bapak angkat korban,” kata Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yunita Stevani, Jumat (6/7/2018).

Yunita mengaku sampai saat ini dirinya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan dari kasus ini, bahkan untuk saksi sendiri masih dilakukan pemeriksaan kepada seputar orang dekat korban.

Baca Juga :  Puan Sebut Asman Abnur Dicopot demi Penguatan Koalisi Indonesia Kerja

Selain itu Yunita mengaku pihaknya juga sudah mendapatkan informasi tentang keluarga korban di kampung halamannya di Desa Kubu Padi Kecamatan Kuala Mandor-B, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Kalau tidak ada halangan, sore ini kakak kandung korban yang di Kalimantan tiba di Batam untuk memastikan apakah benar ini adik kandungnya seperti informasi dan data yang kami terima,” jelas Yunita.

Di bagian lain, sejumlah tetangga korban di perumahan Indootri mengatakan bahwa korban sudah lama tinggal perumahan tersebut. Bahkan sebelumnya korban bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kawasan Muka Kuning.

“Namun sejak beberapa bulan belakangan ini korban tidak lagi bekerja di perusahaan, mungkin tidak diperpanjang masa kerjanya dan sekarang malah kerja serabutan,” kata Wan, tetangga korban.

Keseharian korban dikenal anak yang ramah, bahkan korban kerap terlihat berlatih dengan berkeliling di sekitar perumahan.

Baca Juga :  Syahrul Huda: KPU Batam Tolak Bacaleg Mantan Koruptor

“Korbankan atlet lari, makanya setiap sore kadang korban berlatih lari disekitar perumahan,” jelasnya.

Berbeda dengan pengakuan ibu angkat korban, Bu Paryudi yang mengaku korban kemungkinan bunuh diri. Karena Bu Paryudi mengaku korban kerap berbicara kepada dirinya ingin mati.

“Bisa saja korban depresi, karena korban sering bilang mau mati ke saya,” kata dia di rumahnya, Kamis (5/7/2018).

Menurut Bu Paryudi, Taban depresi karena tidak pernah juara ketika dia menjadi atlet lari.

Selain itu, Bu Paryudi mengaku sebelum puasa lalu, kakak angkat korban yang berada di Tiban Mentarau bercerita kepada dirinya, kalau korban berpesan jika selama dua bulan dia tidak ada kabar, berarti dia sudah meninggal.

“Makanya kami yakin korban depresi dan mau bunuh diri,” ujarnya.***

 

 

Share :

Baca Juga

Featured

Kapolsek Merbau Bantu Dua Keluarga Balita Stunting di Desa Sei Anak Kamal

Featured

Pembangunan Pelabuhan Malarko Mangkrak, Sedot Dana APBN 200 M

Batam

Kota Batam Tuan Rumah Rakornas Kepegawaian

Batam

HUT PP Polri Tahun 2022, Kepala BP Batam Terima Anugerah Bintang Bhakti Tri Dharma Nararya

Featured

232 Jemaah Calon Haji Kloter 6 Beresiko Tinggi, TKHI Sarankan Jemaah Gunakan Alat Pelindung

Peristiwa

Gempa M 4,2 Terjadi di Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan

Batam

Aksi Pencurian Kotak Amal Masjid Al-Ikhlas Perumahan Taman Raya Terekam CCTV

Batam

Seramai 1.300 Karyawan Mall Batam Divaksin
error: Content is protected !!