Liputankepri.Com.Tanjungpinang – Arif Sumarsono yang belum lama menjabat sebagai Sekretaris Camat sekaligus Plt Camat Gunung Kijang, kini sewenang-wenang menahan surat tanah warga tanpa alasan yang jelas, meski pun sudah melakukan pembayar dengan jumlah uang yang cukup besar.
Patrisius Boli Tobi selaku tokoh masyarakat kecewa terhadap arif melayani warganya tanpa alasan yang jelas sehingga melakukan penahanan surat, meskipun urusan surat-surat dan penandatanganan yang sudah selesai dari RT/RW dan kelurahan gunung kijang dan masih tetap ditahan pada ruangannya oleh plt camat tersebut.
“Saya mengurus surat tanah sudah 6 bulan lebih belum siap-siap padahal hanya tinggal ditanda tangan camat gunung kijang terus tingal ambil di kelurahan , ” ungkapnya kepada awak media liputankepri. Com. Senin (10/12/2018) pagi.
Surat tanah warga yang ditahan camat tersebut tanpa alasan yang jelas, apa dikarenakan dengan kurangnya pembayaran untuk mengurus surat tanah tersebut,
“Saya yang sudah membayar saja belum siap-siap, dengan jumlah uang yang cukup brsar saja tidak bisa mengambil sampai sekarang ini malah di tahan oleh camat gunung kijang ” tambah Patrisius dengan kesal.
Salah satu pegawai camat gunung kijang yang engan disebut namanya waktu di temui awak media saat investigasi dilapangan mengatakan saya saja terkejut mendengar informasi sikap camat seperti itu.
“Kalau begini gas tembak aja bg jangan di kasih kendor lagi, ada masalah apa emngnya menahan surat dan meminta uang yang begitu besar itu namanya pugli” ungkap seorang pegawai yang engan di sebutkan namanya di kantor camat trsebut kepada awak media.
Saat ingin ditemui camat gunung kijang di kantornya ternyata tidak ada, dengan menunggu beberapa waktu yang lumayan cukup lama camat pun tak datang-datang.
Saat dikonfirmasi Arif , oleh awak media liputankepri. Com melalui via telpon, tidak ditanggapi sama sekali, sehingga berita ini diterbitkan.(Budi)








