PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih memiliki tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap kebutuhan pangan dari luar. Salah satunya, komoditas cabai yang masih didatangkan dari luar.

Padahal cabai menjadi salah satu bahan pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Jika pasokan sedang terganggu tak heran harga cabai sangat melonjak bahkan bisa mencapai Rp180.000 per kilogram.

Untuk membantu mengurangi ketergantungan pangan Babel dari luar daerah, anak usaha PT Timah Tbk, PT Timah Agro Manunggal (TAM) sedang mengembangkan perkebunan cabai yang terletak di Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

Sehingga nantinya dapat membantu memenuhi pasokan kebutuhan cabai di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Saat ini ada dua jenis Varietas Cabai ditanam PT TAM dan ini merupakan tahap uji coba. Pasalnya, masih harus mengenali kontur tanah dan jenis cabai apa yang cocok ditanam di lahan tersebut.

Baca Juga :  Objek Wisata Kundur Park Milik PT Timah Di Apresiasi Kementerian ESDM

“Kalau sudah tau mana yang pas itulah yang akan ditanam secara terus menerus, yang tentunya tahan terhadap hama dan situasi tanah kita” ujar Direktur Utama PT TAM Dicky Sinoritha saat panen jagung dan cabai, Kamis (9/2/2023).

Ia berharap dengan adanya perkebunan cabai ini dapat membantu ketergantungan impor bahan pangan dari luar.

“Seperti kita ketahui di Bangka Belitung ini sebagian besar suplai bahan makanannya seperti jagung, cabai dan lainnya itu berasal dari luar Pulau Bangka. Setidaknya kami bisa membantu untuk mengurangi impor suplai makanan dari luar,” kata Dicky.

Ia juga berharap, nantinya para petani bisa ikut menanam cabai sehingga bisa menambah suplai dari Bangka.

“Ini juga upaya untuk menggugah kawan – kawan Petani seperti kami untuk menambah suplai untuk wilayah sendiri,” ucapnya.

Ia menambahkan, kedepannya mereka juga berencana akan melakukan industri hilirisasi produk Cabai.

Baca Juga :  Sambut Natal, PT Timah Tbk Serahkan Bingkisan Bagi Gereja Pentakosta Indonesia Kabupaten Karimun

“Kami memiliki rencana kedepan untuk menanam dengan luasan 20 hingga 50 hektar, dan itu akan kami lakukan secara bertahap. Bahkan kami juga akan menyiapkan produk hilirnya juga. Yang tentunya dapat langsung dikonsumsi oleh konsumen,” katanya.

Produk hilir yang dimaksud Dicky yakni dari hasil panen Cabe hari ini akan dijadikan bahan untuk cabai botolan.

“Ini akan kami uji coba dulu. Dan memang hasilnya memuaskan akan kami teruskan. Dan untuk formulanya pun sudah kami siapkan, hingga produk tersebut bisa dilepas dipasaran,” jelasnya.

Sedangkan untuk jagung, menurut Dicky sebelumnya pihaknya sudah melakukan uji coba menanam jagung dengan berbagai varietas.

“Jenis Jangung yang kita panen ini adalah jenis jagung manis, yang secara umumnya yang dijual di tempat wisata atau yang kita kenal dengan jagung manis. Sebelumnya kami juga pernah memanen jagung untuk pakan ternak,” katanya.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal
Pemkab Meranti Dorong Pemuda HMI Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir
Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal
Jumat Barokah: Sahabat H. Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti
TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026, Masyarakat Bisa Nonton Gratis
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Rabu, 12 November 2025 - 19:42 WIB

Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:53 WIB

Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:40 WIB

Pemkab Meranti Dorong Pemuda HMI Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:35 WIB

Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terbaru