Polres Kampar Berhasil Amankan Ratusan Kayu Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar | .Gerak cepat Polres Kampar bersama tim gabungan Ditkrimsus Polda Riau serta UPT KPH Bukit Suligi dan Batu Gajah mendatangi tkp lokasi Kayu ilog dilokasi wisata air terjun Gulamo yang viral di medsos yang ternyata TKP sudah berada di wilayah Kec. Pangkalan Koto baru Sumbar.

Saat sampai di lokasi kayu tersebut tidak ditemukan selanjutnya tim gabungan melakukan penyisiran ke lokasi air terjun Gulamo dan akhirnya menemukan kayu log yang dihanyutkan dari hulu wisata Sungai Gulamo arah hilir desa Tanjung Alai Kec. XIII Koto Kampar dan kayu tersebut sudah diamankan di kantor UPT KPH Bukit Suligi dan Batu Gajah.

Dalam keterangannya Kapolres Didik Priyo Sambodo melalui Kasat Reskrim polres Kampar AKP Aris Gunadi memimpin Tim gabungan tersebut menjelaskan bahwa lokasi yang viral berada di Wilayah hukum Sumbar.

“Tim Gabungan berangkat dari jembatan 2 Dermaga Gulamo dan melakukan penyisiran hingga ke Hulu Sungai Gulamo atau Lokasi yang berada dalam video yang Viral namun pada saat pencarian kayu tersebut sudah tidak ada lagi dilokasi dan diduga telah dipindahkan oleh pemilik dan selajutnya tim melakukan pengambilan titik koordinat di tempat wisata Sungai Gulamo tsb dimana wisatawan yang memvideokan temuan kayu log tsb dengan hasil titik koordinat 0°14’07.0″ N, 100°44’25.8″ E, dan lokasi tsb berada di wilayah Kec. Pangkalan Koto Baru Kab. Lima Puluh Kota Prov. Sumbar.” Ucapnya nya.

Tim Gabungan melakukan pencarian dengan menelusuri aliran anak Sungai Gulamo dan menyisir lokasi Aliran Danau PLTA Koto Panjang Desa Tanjung Alai Kec. XIII Koto Kampar dan Tim Gabungan berhasil menemukan 25 Rakit yg berjumlah kurang lebih 175 tual Kayu kayu dengan kondisi telah diikat atau dirakit yang disembunyikan di Aliran Danau PLTA Koto Panjang Desa Tanjung Alai Kec. XIII Koto Kampar yang berjarak +- 5 KM dari Wisata Gulamo.

“Untuk barang bukti sudah kita amankan dan selanjutnya dilakukan penyelidikan , untuk pemilik nya masih belum diketahui,” pungkas nya .

Diterangkannya, Pada hari Minggu tanggal 11 Juni 2023 sekira pukul 14.00 Wib adanya temuan masyarakat yang berwisata ke lokasi air terjun Gulamo dan viral di media sosial tentang kayu log yang dihanyutkan dari hulu wisata Sungai Gulamo arah hilir desa Tanjung Alai Kec. XIII Koto Kampar.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru