Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
BP Batam dan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah, Teken MoU Penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-264985 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / BP Batam

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:40 WIB

BP Batam dan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah, Teken MoU Penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi

Batam – RSBP Batam (Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam) telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah untuk menjadi penyelenggara program Fellowship Kardiologi Intervensi, pada Kamis (18/12/2025).

Bertempat di Marketing Centre BP Batam, RSBP Batam resmi dikukuhkan sebagai Rumah Sakit Pioner Pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pusat Fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia.

Fellowship Kardiologi Intervensi adalah program pelatihan subspesialisasi bagi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk menguasai prosedur invasif minimal berbasis kateter dalam menangani penyakit jantung dan pembuluh darah.

Program fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia merupakan bagian strategis dari transformasi kesehatan di Indonesia untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis ahli di seluruh wilayah.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi ini dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur RS BP Batam dr. Tanto Budiharto, Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS, Dr. Afdhalun A Hakim Sp.JP (K), Ikatan Dokter Indonesia, Perkumpulan Kardiologi Indonesia, Direktur RSUD Embung Fatimah Drg. RR. Sri Wijayanti, Akademisi, jajaran BP Batam dan Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga :  PT TIMAH Dukung MTQ Desa Gemuruh, Dorong Lahirnya Generasi Qurani

“kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah atas pendampingan dan kerja sama yang telah terjalin hingga terlaksananya penandatanganan Nota Kesepahaman ini.” Kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait.

Ariastuty mengatakan pihaknya memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kardiologi intervensi.

“Program fellowship ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga medis yang kompeten dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.” Lanjut Tuty.

Dalam hal ini, RS BP Batam akan berperan sebagai bagian dari jejaring penyelenggaraan fellowship, dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan mutu dan akuntabilitas.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K). mengatakan bahwa program Fellowship Kardiologi Intervensi merupakan target pemerintah dalam rangka Pemerataan Layanan khususnya pelayanan jantung.

“Berbicara Kardiologi Intervensi, 650.000 orang tercatat dengan kelainan jantung memiliki angka kematian 350.000. Angka antrian untuk mendapat tindakan juga sangat banyak. Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Kemenkes, ingin memperbanyak para ahli yang bisa pasang ring. Sehingga tidak lagi banyak pasien yang meninggal akibat serangan jantung dan kita minimalisir.” Kata Dr. dr. Renan Sukmawan.

Baca Juga :  BP Batam Terima Kunjungan PT Caterpillar Indonesia

Upaya Nasional ini juga dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit jejaring nasional, meningkatkan kemampuan dokter spesialis melalui teknologi medis terbaru, hingga Transformasi Layanan Rujukan guna memastikan setiap provinsi memiliki minimal satu rumah sakit yang mampu melakukan intervensi jantung tingkat lanjut.

“Salah satu yang memenuhi syarat adalah RSBP Batam sebagai Rumah Sakit pionior di Kota Batam. Kerja sama ini merupakan langkah baik dalam Misi Pendidikan, Misi Kemanusiaan serta Investasi Jangka Panjang bagi RSBP Batam.” Imbuhnya.

Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS menambahkan bahwa sudah ada 18 Rumah Sakit di Indonesia yang menjadi pusat Fellowship Kardiologi Intervensi.

“Secara Nasional kita sudah 18. Untuk Kepri baru RSBP Batam yang bekerja sama dengan Kolegium. RSBP Batam menambah Center baru akan menambah cakupan untuk Indonesia.” Katanya.

“Hal ini tentu mendukung pencapaian target pemerintah bahwa pada tahun 2027, 547 kabupaten/kota akan terlayani oleh dokter Jantung Kardiologi.” Pungkas Dr. Yudhi Pramono.**

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hadiri Apel Akbar Satkamling, Bupati Kasmarni : Kebersamaan Dan Kepedulian Adalah Kunci

Berita

Tjetjep Yudiana: Jumlah Kasus Corona di Kepri sebanyak 53 kasus Covid-19

Berita

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 8 Kilogram Sabu di Dumai, Dua Pelaku Diamankan

Berita

Polres Karimun Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas Di Perairan Sekatip Sugie Besar

Berita

Misjan Tommy Mengembalikan Formulir Pendaftaran Ke Kantor DPC PDI Perjuangan Meranti

Berita

Menjaga Kelestarian Warisan Budaya Tak Benda, PT Timah Tbk Sambangi Perguruan Silat Tapak Sakti

Berita

Ancam Warga Soal Indung Kuring, Kepala Desa Padamulya Dilaporkan ke Polisi

Berita

PT TIMAH Tbk Dukung Pengembangan Profesional Guru Melalui Program Timah Mengajar
error: Content is protected !!