MERANTI – Pasangan bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti dari tim ‘Berseri’ (Bersama Drs H Said Hasyim dan Hery Saputra SH) mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPD Partai Golkar, Senin (16/12/2019) pagi.
Salah satu perwakilan dari tim ‘Berseri’, H Nazaruddin SE menyampaikan, dengan waktu yang bersamaan, Bacalon Bupati dan Wakil Bupati dari ‘Berseri’ tidak dapat hadir karena ada aktifitas lain yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, pada pengembalian berkas nanti, Said dan Hery akan hadir bersama.
Nazaruddin menambahkan, ia ditugaskan langsung oleh Said Hasyim, untuk mengambil formulir di kantor DPD Partai Golkar. “Saya ditugaskan langsung oleh pak Said Hasyim mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Meranti ke Kantor DPD Partai Golkar, karena pak Said Hasyim lagi ada di luar daerah,” terangnya.
Kedatangan tim ‘Berseri’ ke DPD Partai Golkar langsung disambut oleh Sekretaris dan sejumlah pengurus partai. “InsyaAllah, pada pengembalian berkas pendaftaran nanti beliau hadir bersama tim. Batas pengembalian formulir sudah ditetapkan pihak partai,” ujar Nazaruddin.
Selain itu, Bacalon Wakil Bupati dari ‘Berseri’, Hery Saputra SH mengaku, ini merupakan bentuk keseriusannya untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2020 nanti. “Tidak lupa kami meminta dukungan dari seluruh masyarakat. Semoga tahap demi tahap tidak ada halangan,” tutupnya.
Untuk diketahui, Golkar menjadi partai ke-7 yang sudah dikunjungi untuk tahap pengambilan formulir.
Disisi lain, Ketua DPC Golkar Kepulauan Meranti, H Musdar mengatakan, pada hari ini tahap pengambilan formulir dibuka. Selanjutnya, akan ditutup pada tanggal 21 mendatang.
“Dari tanggal 14 sampai 21 Desember kami membuka pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati. Lalu, batas pengembalian formulir pada tanggal 22 sampai 29,” ucapnya.
Ia mengaku, ‘Berseri’ merupakan Bacalon pertama yang mengambil formulir pada pihaknya. Kedepan, setiap Bacalon yang sudah mengambil formulir akan diverifikasi berkas pendaftaran tersebut.
“Keputusan tetap pusat yang menentukan. Semoga semuanya lancar,” tutup Musdar. (An)










