Meranti | Bupati Kepulauan Meranti diwakili Kabag Kesra Setda kabupaten kepulauan Meranti, Hery saputra SH pada Minggu malam (8/3) menghadiri acara peringatan hari besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Mubin jalan Sidomulyo yang berada di Dusun sunggai Niur kelurahan alah air timur.
Turut hadir juga, Camat Tebingtinggi, kepala desa alah air, kepala desa alah air timur, kepala desa sesap, Ustad Zainul Arifin, tokoh agama, masyarakat dan para jemaah undangan
Acara dibuka dengan doa dan membaca surah Al-Qur’an, diiringi zikir sholawat Hadroh
Kata sambutan, Camat Tebingtinggi Rayan, saya mewakili pemerintah kecamatan Tebingtinggi sekaligus menyampaikan beberapa hal penting mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan di daerah masing-masing, RW RT kepada keluarga, keluarga kita untuk membersihkan pekarangan rumah kita dan sampah sampah yang ada di depan halaman.
” contoh nya sudah ada seorang bocah berusia 6 tahun meninggal dunia akibat penyakit DBD itu berarti kasus DBD tahun 2020 sudah ada korban kedua dari bulan Januari dan bulan Maret awal ini.” Ungkapnya
Maka dari itu saya dari pemerintah kecamatan tebing tinggi mengajak masyarakat untuk bergotong royong di setiap daerah masing-masing demi kesehatan kita semua, Harapnya
Selain itu Kabag kesra Setda kabupaten kepulauan Meranti, saya menyampaikan pada malam hari ini insyallah program untuk melaksanakan festival hadroh atau lomba hadroh untuk melatih anak anak muda dan menjadi yang terbaik insyallah akan di gelar se-kabupaten Meranti.
“Insyallah kami dari pemerintah kabupaten Meranti Akan melaksanakan pestival Hadroh, sampaikan juga di Pulau Rangsang”
Maka dari itu insya Allah di kecamatan tebing tinggi kabupaten kepulauan Meranti hal-hal yang positif ini hal-hal yang memberikan edukasi baik bagi kita itu harus terus kita perjuangkan sehingga yang akan Kegiatan adik-adik ini dapat disusun dengan nilai positif sehingga dapat menjauhi hal-hal positif,” Ungkap Kabag kesra Hery saputra SH.
Dalam tausiyah Ustad Zainul Arifin berpesan, yang mengantarkan umat Islam ke surganya Allah SWT hanyalah menjadi umat sebenarnya Nabi Muhammad SAW.
Sebab, sholat dan puasa bukan jaminan masuk surga, jika masih lalai sholatnya dan berpuasa pun hanya sekedar menahan lapar Bahwa Allah SWT telah mengistimewakan ketiga bulan, yaitu bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan.
Untuk itu, alangkah baiknya jika umat Islam berpuasa penuh selama 3 bulan itu, ditambah 6 hari puasa Syawal.
Beliau menceritakan, pada peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah mendatangi 50 alam, termasuk surga dan neraka.
Di alam neraka, Rasul menarik umatnya dan memasukan ke surga. “Rasulullah mengangkat manusia dari neraka ke surga, bagi mereka yang diakui sebagai umatnya (Rasulullah SAW, red),” tandasnya (An)










