Tidak Memiliki Pekerjaan, Pria Kreatif Asal Desa Topang Meranti Produksi Air Mancur Mini

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2020 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANTI, – Pria bernama Sandi Suprinata (38) asal desa Topang kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau memiliki inisiatif tersendiri.

Lelaki yang memiliki seorang istri bernama Ria Hastarika ini memanfaatkan barang bekas beserta Gabus untuk dijadikan Air Mancur Mini dengan waktu yang bisa disiapkan 2-3hari dan paling lama lebih kurang 1 Pekan (Satu Minggu,red).

Inisiatif atau trobosan yang dimilikinya tersebut lantaran dampak dari Covid-19 yang tak kunjung usai sehinga pekerjaan yang sebelumnya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negeri jiran Malaysia membuat dirinya mencari inisiatif waktu yang ada untuk berkreativitas dikediamannya.

Pria yang saat ini tinggal di Paye Renggas, RT01/ RW04 Kecamatan Meral Barat ternyata memiliki kreativitasyang luar biasa bahkan dirinya juga bisa membuat rumah serta bisa memasang keramik,Merelif dan hal lainnya yang menyangkut rumah.

Dikatakan Sandi sapaan akrabnya, Senin (15/06/2020) menyebutkan kalau saat ini sudah tersedia 4 Unit Air mancur Mini yang belum bertuan, bahkan dirinya sudah 4 bulan tidak bekerja.

“Kita masih menunggu pesanan dan yang sudah siap ada 4 unit , kemungkin dal waktu dekat barang tersebut akan ada tuan nya (Pembeli,red). Kita manfaatkan waktu kosong untuk memanfaatkan barang bekas untuo dijadikan pundi-pundi uang,” ” kata Sandi.

Disampaikan dia, harga per unit hanya Rp 300.000, dan dari barang tersebut yang mahal hanya mesinnya. Jika diluar kota Karimun ditambah ongkos kirim, Jika pembeli mau memesan bisa hubungi Nomor Telpon/ Wa : +62 831-8346-7672. (Aldo/an).

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru