Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Kembangkan Pulau Terluar Dengan Optimalisasi BMN | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4208 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Liputan Bea Cukai

Kamis, 19 Januari 2017 - 11:29 WIB

Kembangkan Pulau Terluar Dengan Optimalisasi BMN

Liputankepri.com,Jakarta – Direktur Piutang Negara dan Pengelolaan Kekayaan Negara Lain-lain (PNKNL), Purnama T. Sianturi melakukan penandatanganan perjanjian sewa Bandar Udara Matak di Natuna bersama Direktur Utama PT. Travel Express Aviation Services (Xpress Air) pada Selasa, 17 Januari 2017 di Kantor Pusat DJKN.

Penandatanganan perjanjian ini merupakan bentuk tindak lanjut optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) yang berasal dari kekayaan negara lainnya, yaitu aset kegiatan hulu migas yang merupakan tanggung jawab Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), khususnya Direktorat PNKNL selaku Pengelola Barang dan merupakan tindak lanjut dari permohonan sewa yang diajukan oleh Xpress Air selaku mitra yang akan dilakukan untuk jangka waktu satu tahun.

Selain untuk mengoptimalkan penggunaan BMN, perjanjian ini juga dilakukan sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Matak dan sekitarnya yang merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Anambas dan berbatasan langsung dengan wilayah perairan Vietnam dan Malaysia.

Dalam pembukaannya Direktur PNKNL menyampaikan, “ DJKN berharap dengan penandatanganan perjanjian sewa ini layanan publik kepada masyarakat terkait  penyediaan moda transportasi udara  semakin meningkat. Peningkatan layanan transportasi udara akan memberikan akses yang lebih terbuka kepada masyarakat untuk masuk maupun keluar.”

Sementara itu,  di tempat terpisah Dirut Xpresss Air menambahkan “Sebelum tersedianya transportasi udara di Matak, masyarakat menggunakan jalur laut sebagai sarana transportasi. Namun dikarenakan cuaca ekstrem dan ombak laut yang dapat mencapai ketinggian 3 – 6 meter masyarakat kesulitan untuk menggunakan transportasi laut tersebut.

Dengan tersedianya transportasi udara yang mumpuni diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi dan nantinya dapat menggali potensi pariwisata dan potensi lainnya yang ada. Diharapkan perjanjian sewa ini akan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada rakyat.”

Sebelum perjanjian ini dibuat, perjanjian serupa dengan Xpress Air juga pernah terjadi pada 23 Agustus 2016 berdasarkan surat persetujuan Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang memberikan izin kepada Xpress Air untuk menggunakan slot penerbangan Bandar Udara Matak hingga akhir Desember tahun 2016 lalu.

Multiplier effect dari penerbangan ini dapat dirasakan masyarakat, sejalan dengan program Nawacita Pemerintah untuk membangun  Indonesia dari pinggiran. Perwakilan PP BMN menyatakan bahwa “sepanjang aset  dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat maka pihaknya tidak keberatan”.

PP BMN berterima kasih atas dukungan para pihak khususnya DJKN sehingga perjanjian sewa aset negara ini dapat terealisasi. Perjanjian sewa ini memunculkan banyak keuntungan, bagi negara secara langsung memperoleh PNBP. Bagi masyarakat terbukanya akses ke daerah tersebut akan menumbuhkan perekonomian, dan kepada pihak swasta membuka kesempatan untuk menjalankan bisnisnya.

Selain Direktur Utama Xpress Air, penandatanganan juga dihadiri oleh pihak SKK Migas selaku unit pengendali terhadap pengelolaan BMN yang berasal dari kegiatan hulu migas, perwakilan Pusat Pengelolaan BMN, Sekretariat Jenderal ESDM selaku Kuasa Pengelola dan pihak  PT Medco E&P Natuna Ltd. selaku operator BMN objek sewa. (iqoh, mazhar foto:habib, @wd)

Share :

Baca Juga

Batam

BC Perketat Penjagaan Terkait Temuan E-KTP Bodong

Batam

Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Bawa Karpet Ilegal

Batam

Satgas Pemberantasan Penyelundupan Bea Cukai Batam Catat 174 Penindakan

Berita

Bea Cukai Gelar Operasi Bersama Polda Kepri

Ekonomi

Tahun 2016,Bea Cukai Tindak 1.597 Kasus Peredaran Rokok Ilegal

Batam

Bea Cukai Batam Gulung Sindikat Penyelundupan Narkoba, Emas, dan Handphone

Advertorial

Bea Cukai Amankan Kurir Bawa Sabu Sebanyak 1.02 Kg di Pelabuhan Internasional Karimun

Berita

Bea Cukai Karimun Beri Penghargaan 4 Perusahaan Penyumbang Cukai Terbesar
error: Content is protected !!