Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Bawa Karpet Ilegal | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-36849 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Kepri / Law / Liputan Bea Cukai / Peristiwa / Video

Kamis, 15 April 2021 - 21:52 WIB

Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Bawa Karpet Ilegal

Batam – Sebuah Kapal Motor (KM) Salwah 03 ditangkap di perairan Batam Kepri oleh tim satgas patroli laut BC 7004.

Penangkapan dilakukan karena kapal tersebut diduga akan menyelundupkan ratusan karpet ilegal, yang dimuat di Jembatan 6 Barelang dengan tujuan pengiriman Pulau Kijang, Provinsi Riau.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam, Susila Brata menjelaskan, kronologi penangkapan berawal dari kecurigaan tim satgas patroli laut BC 7004 terhadap sebuah kapal GT 29 di perairan Pulau
Abang, Minggu (11/4/2021), sekitar pukul 03.00 WIB.

“Tim melakukan pengejaran menggunakan kapal BC 7004, speedboat tim Satuan Gugus Tugas Reaksi Cepat Taktis (Sat Gurita) dan Speedboat Kanwilsus Kepri.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Kapal Kelud

Tim berhasil menghentikan kapal Salwah 03, dan langsung dilakukan pemeriksaan, ditemukan kapal tersebut bermuatan karpet,” kata Susila, Kamis (15/4/2021).

Berdasarkan keterangan nakhoda KM Salwah berinisial EN, muatan karpet tersebut tidak disertai dokumen kepabeanan.

“Menindaklanjuti barang berupa yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan tersebut, maka dilakukan penindakan, dan selanjutnya KM Salwah 03 ditarik menuju Dermaga PSO BC Batam di Tanjung Uncang, Batam untuk proses lebih lanjut,” terang Susila.

Baca Juga :  Simpan Sabu Dalam Dubur, Tiga Tersangka Diamankan Bea Cukai Batam di Bandara Hang Nadim

Setelah dilakukan pemeriksaan barang bukti, ditemukan karpet berbagai merek dan ukuran dengan total karpet berjumlah 585 gulungan.

Ditaksir nilai karpet tersebut Rp 4,17 miliar, dan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,93 miliar.

“Pelaku dijerat dengan UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Pasal 102 Huruf f. Hukumannya penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun serta denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 5 miliar,” pungkas Susila.**

Share :

Baca Juga

Featured

Kapal Feri MV Oceana Dragon 6 kandas di perairan Pulau Ngenang

Advertorial

Pemkab Bengkalis Fokus Matangkan Kesiapan MTQ Ke – 43 Tingkat Provinsi Riau

Berita

Perkuat Sinergitas, Marlin Agustina Bersilaturahmi Dengan Kapolda Kepri dan Danrem 033 Wira Pratama

Berita

BP Batam dan Pemko Batam Tinjau Lokasi Pasar Sementara di Kawasan Tanjung Banon

Batam

Romer.S: Ada TKI Masuk ke Batam Diduga Bawa Surat Tes PCR Palsu

Law

KY Got Questions Information Society Reports Alleged Bribes PK Misbakhun

Batam

Ditreskrimum Polda Kepri Amankan Lima Orang Tersangka Curat dan Penadahan

Berita

Bupati Kampar Apresiasi Prestasi Atlet Taekwondo Polres Kampar di PON Kapolri Cup VI
error: Content is protected !!